Generasi Milenial Minati Properti di Bawah Rp1 Miliar

Generasi milenial menjadi pasar potensial dalam bidang properti di masa mendatang. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Menjelang tutup tahun, industri properti di tahun 2018 mendatang diprediksikan akan tumbuh sebesar 8% apabila dibanding tahun 2017. Saat ini banyak kalangan di Indonesia lebih memilih properti dengan nilai di bawah Rp 1 miliar, khususnya bagi kelompok segmen milenial.

Menurut salah satu pengamat properti ternama di Indonesia yang juga pendiri Panangian School of Property, Panangian Simanungkalit, orientasi pengembang properti tahun ini mengarah kepada pembangunan produk properti yang bisa dijangkau oleh pasar generasi milenial.

Segmen yang didominasi oleh kaum muda itu berpotensi untuk terus tumbuh, hingga sepuluh tahun mendatang.

Baca Juga: Bidik Generasi Milenial, Palm Regency Tawarkan Apartemen Fully-Furnished

“Daya beli kelompok milenial didukung oleh orang tua mereka yang sudah mapan secara ekonomi. Kemampuan mereka sendiri dalam membeli properti hanya berkisar antara 500 juta hingga satu miliar,” ujarnya.

Panangian menambahkan, walaupun demikian jumlah penduduk dari segmentasi ini akan terus bertambah secara signifikan karena adanya bonus demografi, sehingga berpengaruh terhadap industri propert di Tanah Air.

Ia menegaskan bahwa pasar milenial merupakan potential market yang akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada tahun 2030.

Baca Juga: Paramount Land Tawarkan Rumah Tumbuh untuk Generasi Milenial

Banyak bank pemberi kredit perumahan pun saat ini telah membuka diri agar bisa diakses oleh generasi milenial. “Salah satu bank pemerintah telah serius menggarap kredit perumahan untuk segmen pasar tersebut,” ungkap Panangian.

Sementara itu, meningkatnya jumlah generasi milenial dalam pasar potensial pembeli properti turut pula mempengaruhi pertumbuhan industri kreatif subsektor arsitektur dan interior.

Menurut Verik Angerik, pendiri Velospace & Co, yang memiliki portofolio mulai dari hunian rumah, apartemen dan sebagainya, pasar milenial lebih melihat pada ide dan keunikan sebuah desain properti, meski soal harga bergantung dari daya beli masing-masing.

“Misalnya saja, pemilihan warna dinding, sangat berpengaruh terhadap estetika ruangan dengan luasan terbatas, karena dapat mempengaruhi psikologis penghuninya. Selain itu efisiensi ruangan juga menjadi fokus yang diperhatikan saat menata produk-produk hunian berukuran terbatas,” ujarnya berbagi tips.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda