Green Pramuka City Sosialisasikan PBB dan Pemecahan Sertifikat untuk Penghuni

Selain sosialisasi peraturan PBB, pihak pengelola Apartemen Green Pramuka City juga memberikan informasi mengenai pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

Apartemen Green Pramuka City, Sosialisasi PBB,
(Foto: Green Pramuka City

RumahHokie.com (Jakarta) – Manajemen Apartemen Green Pramuka City melakukan sosialisasi mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada pemilik hunian vertikal tersebut, pada Selasa (13/11/2018) di Jakarta Pusat.

Selain sosialisasi peraturan PBB, pihak pengelola Apartemen Green Pramuka City juga memberikan informasi mengenai pemecahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang
(SPPT) PBB untuk beberapa tower di proyek itu.

Maria Bunga Hati E. Purba, Direktur PT Mitra Investama (MIP) selaku partner resmi dari pengembang properti proyek tersebut, mengutarakan Green Pramuka City telah mengajukan permohonan pemecahan SPPT untuk 8 tower dengan syarat-syarat yang berlaku.

Baca Juga: Green Pramuka Lengkapi Tower Magnolia dengan Furnitur Fungsional

“Saat ini SPPT sudah keluar untuk 2 tower, yakni Faggio dan Pino. Saya berharap proses pemecahan ini dapat diselesaikan dengan lebih cepat, agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para penghuni,” jelas Bunga.

Dalam sosialisasi ini, mereka juga menjelaskan secara terperinci mengenai alasan pemecahan hingga cara pembayarannya.

Ia mengatakan Green Pramuka City juga bersedia untuk melayani warga apartemen jika mengalami kesulitan maupun pertanyaan terkait masalah pajak hunian.

Baca Juga: Tawarkan Diskon 30%, Green Pramuka City Beri Kemudahan Cara Bayar

“Dengan diadakannya sosialisasi ini, para penghuni Green Pramuka mengetahui kewajiban mereka sebagai wajib pajak serta menaikkan angka penerimaan pajak kepada Pemerintah,” katanya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Tati Saleha, Kepala Unit Pelayanan Pajak dan retribusi Daerah Cempaka Putih, mengatakan PBB adalah pajak yang bersifat kebendaan, dalam artian besarnya pajak terutang ditentukan oleh keadaan objek yaitu bumi dan bangunan.

Baca Juga: Potensi Pertumbuhan Hunian Vertikal di Tahun Politik

“Merujuk pada Undang-undang No.12 tahun 1994 tentang Pajak Bumi dan Bangunan, setiap subjek yang menikmati dan menggunakan dari objek pajak, wajib untuk membayar PBB,” tutur Tati Saleha

Berdiri di lahan seluas 12,9 hektar, Green Pramuka City memiliki 9 tower apartemen. Pembangunan kawasan tersebut mengadopsi konsep One Stop Living dengan 80% ruang terbuka hijau. Saat ini kawasan tersebut telah dihuni oleh 20 ribu orang.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda