Greenhouse Peroleh Dana SGD3,8 Juta untuk Bantu Perusahaan Start Up di Asia Tenggara

Greenhouse mendapatkan pendanaan segar dari 14 investor yang terdiri dari tujuh investor baru dan tujuh investor sebelumnya.

Greenhouse Jakarta, Co Working Space, ruang kerja bersama
(Foto: dok. Greenhouse)

RumahHokie.com (Jakarta) – Greenhouse, operator co-working space, telah meraih SGD3,8 juta dalam pendanaan terbaru mereka. Suntikan dana ini merupakan seri pendanaan kedua setelah pada awal 2017, di mana mereka mengumpulkan SGD1,7 juta.

Greenhouse mendapatkan pendanaan tersebut dari 14 investor yang terdiri dari tujuh investor baru dan tujuh investor sebelumnya. Diantaranya, yakni Dilip dan Deepak Chugani dari KNS Group, sebuah konglomerat yang berbasis di Indonesia.

Dalam siaran pers yang dirilis, Senin (10/06/2019), Drew Calin, CEO dan Co-Founder Greenhouse menyatakan sejauh ini, mereka telah menarik investor dari berbagai negara seperti Singapura, Australia, Indonesia, dan Amerika Serikat dan berbagai latar belakang termasuk real estat, teknologi, keuangan, logistik,dan lain sebagainya.

Baca Juga: Greenhouse Tawarkan Co-Working Space Berbasis Ramah Lingkungan

“Kami bertujuan untuk menanamkan budaya pengembangan bisnis yang bertanggung
jawab dan berkelanjutan dalam pasar, seperti Asia Tenggara. Melalui pendanaan baru ini,
kami akan memperluas kemampuannya dalam membantu perusahaan asing masuk, dan
perusahaan start up lokal untuk bertumbuh,” jelas Drew.

Lebih lanjut Drew mengatakan, saat ini tengah memperluas jaringan mitranya di seluruh Asia, serta sedang membangun sebuah platform teknologi.

Dia berujar platform itu akan menghubungkan bisnis yang ingin berekspansi di pasar lokal dengan penyedia layanan B2B yang dapat mendukung ekspansi itu secara lebih efisien.

Baca Juga: Kehadiran Co-Working Space Bantu Penyerapan Ruang Perkantoran CBD Jakarta

Adapaun Vicknesh R. Pillay, Co-Founder Greenhouse, memaparkan pihaknya akan segera meluncurkan aplikasi Greenhouse Connect pada Kuartal II-2019.

Menurutnya, versi awal aplikasi ini akan menawarkan layanan pendirian perusahaan dasar untuk bisnis yang ingin berdiri di Indonesia.

Selain aplikasi tersebut, Greenhouse juga menyediakan co-working space dan ruang kantor di pasar Indonesia.

Baca Juga: Bisnis Co Working Space Greenhouse Tumbuh Selama Tahun 2018

Vicknesh menjelaskan bisnis co-working space yang dikelola oleh perusahaannya telah dimulai sejak tahun 2018, dan berada di Multivision Tower, Kuningan, Jakarta.

Dia mengatakan, lokasi itu telah berhasil meningkatkan pendapatan 57% dari kuartal ke kuartal. Kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Rice Bowl Startup Awards 2018, yang diakui sebagai startup co-working space terbaik di Indonesia.

“Kami sedang bernegosiasi untuk lima lokasi baru di Indonesia dan Filipina, sekaligus mengeksplorasi opsi di Singapura. Kami berencana untuk meluncurkan dua hingga tiga properti baru pada 2019,” pungkas Vicknesh.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda