Gunakan Aquaponik, Pemilik Properti Bisa Tanam Sayuran di Lahan Terbatas

Prinsip kerja sistem bercocok tanam dengan cara aquaponik, terletak pada asupan nutrisi yang didapatkan oleh tanaman budidaya.

aquaponik, bercocok tanam dengan aquaponik
(Foto: backyardaquaponics)

RumahHokie.com (Jakarta) – Sistem aquaponik merupakan alternatif cara bercocok tanam di lahan rumah yang terbatas. Dengan menerapkan sistem tersebut, pemilik properti tetap dapat menghadirkan hunian yang asri, walaupun tidak memiliki cukup lahan tanah.

Sebenarnya apa sih sistem aquaponik itu? Lalu, bagaimana penerapannya di area rumah? Simak pembahasannya berikut ini ya, Hokie People!

Bercocok tanam mengunakan sistem aquaponik pada prinsipnya hampir sama dengan penerapan hidroponik. Kedua sistem budidaya tanaman itu menggunakan media air sebagai area menanamnya.

Baca Juga: Tips Mewujudkan Taman Kering yang Asri di Rumah

aquaponik, bercocok tanam dengan aquaponik
Ilustrasi skema sistem menanam dengan aquaponik. (Gambar: bibitonline)

Meskipun media tanamnya sama, akan tetapi pada sistem aquaponik, nutrisi yang didapatkan untuk tanaman bersumber dari bahan organik. Hal itu dikarenakan, media tanamnya dirancang terintegrasi dengan kolam atau bak yang diisi dengan ikan peliharaan.

Prinsip kerja sistem bercocok tanam dengan aquaponik terletak pada asupan nutrisi yang didapatkan oleh tanaman. Air kolam yang mengandung kotoran ikan, akan diubah menjadi nitrat oleh mikroba dan akan digunakan sebagai sumber nutrisi, yang dialirkan masuk ke dalam sistem perakaran tanaman.

Kemudian, melalui sistem perakaran air yang mengandung banyak oksigen akan keluar untuk diputarkan kembali masuk kedalam kolam. Hal ini berguna sebagai udara bersih untuk ikan.

Baca Juga: 4 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menanam Pohon di Halaman Rumah

Kedua unsur tersebut dibutuhkan oleh plankton, yang juga menjadi sumber makanan bagi  ikan peliharaan, sehingga perkembang biakan di dalam kolam pun menjadi lebih cepat.

Cara bercocok tanam ini dapat diwujudkan dalam beragam cara aplikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemilik rumah, ketersediaan lahan hingga jenis tumbuhan yang akan ditanam.

Baca Juga: Wow, Taman Terapung di Rotterdam Ini Terbuat dari Sampah Plastik

Untuk jenis tanaman yang digunakan dalam sistem ini, disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan. akan tetapi, pada umumnya sistem aquaponik digunakan untuk menanam sayur-sayuran dalam skala kecil, seperti kangkung, selada, pakcoy dan lain sebagainya.

Dengan sistem aquaponik, tanaman sayuran dapat dipanen beberapa kali dan tidak bergantung pada musim. Tentunyta, dengan cara ini Anda dapat memenuhi kebutuhan sayuran untuk dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari, tanpa harus belanja ke pasar.

Menarik ya, Hokie People! Jadi, tertarikkah Anda bercocok tanam di rumah dengan cara ini?

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda