Hanya Dengan Rp123 Juta, Anda Bisa Punya Rumah di Kota Maja

Tahap awal pengembangannya seluas 20 hektar, rumah yang ditawarkan bersubsidi dengan sistem FLPP. Angsuran bulannya relatif terjangkau hanya Rp700 ribu.

Foto : Ben Hokk

RumahHokie.com (Banten) – Melalui Keputusan Presiden (Keppres) No 2 Tahun 2015, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, kawasan perkotaan satu ini ditetapkan menjadi kota mandiri di Provinsi Banten.

Berdiri di atas lahan seluas 10.000 hektar, rencananya Maja akan dikembangkan menjadi sebuah Kota Baru.

Satu diantara beberapa pengembang besar lain yang ikut serta membangun kawasan baru itu adalah Permata Group. Melalui PT. Bukit Nusa Indah Perkasa (BNIP), rencananya akan menggarap lahan seluas 200 hektar di Maja, Lebak, Banten.

“Menurut data Lembaga Demografi Universitas Indonesia, 80% dari kota Banten diprediksi akan menjadi kota Metropolitan di tahun 2035. Artinya tren kawasannya, terus mengalami pergesaran ke arah selatan, dan saat ini berada di Tangerang Selatan,” ungkap Nurul Yaqin, President Director Ben Hokk.

“Melalui Keppres, kawasan ini didedikasi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Rencana ini dikembangkan untuk mengurangi kebutuhan rumah sebesar 13 juta,” ucapnya.

Kawasan tersebut nantinya juga terkoneksi dengan transportasi publik (kereta api) sebagai penunjangnya. Jaraknya dari Stasiun Commuterline Maja hanya 800 meter.

Rumah Subsidi FLPP
Tahap awal pengembangannya seluas 20 hektar. Rumah-rumah subsidi ini ditawarkan dengan sistem Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Lahan tersebut akan berdiri sekitar 2.000 unit hunian.

“Permata Mutiara Maja dipasarkan sejak bulan Mei 2016, kini sudah terjual 750 unit. Kami membidik konsumen yang benar-benar membutuhkan hunian sebagai rumah pertama,” terang Nurul.

Baca juga : Akhir 2016, Ciputra Residence Kembangkan Citra Maja Raya 2

Menurut Nurul, mereka yang berhak memiliki rumah di Maja adalah golongan masyarakat dengan gaji maksimal Rp4 juta. Pembelinya kebanyakan berasal dari Tangerang.

“Perumahan ini bersistem cluster dengan sistem keamanan terpadu. Dilengkapi pula dengan berbagai fasilitas yang saling terintegrasi. Nantinya semua fasilitas yang tersedia terkoneksi tanpa ada batasan wilayah. Akan berdiri pusat pendidikan hingga pusat komersial di kawasan ini nantinya,” paparnya.

Angsuran Bulanannya Hanya Rp700 ribu
Untuk tipe Anggrek, harga unit yang ditawarkan hanya Rp123 juta dengan bunga KPR sebesar 5%. Total uang muka sebesar Rp17 juta. Adapun angsuran bulannya yang ditawarkan hanya Rp700 ribu selama 20 tahun.

Rencananya, Permata Mutiara Maja dibangun dalam cluster dengan manajemen real estate. Rumah yang ditawarkan pengembang siap huni.

Baca juga : Kota Baru Maja Akan Terapkan Pola Hunian Berimbang

Menurut Nurul, kawasan ini diprediksi akan terbentuk sebuah kota mandiri dalam waktu 5 tahun. “Selain pangsa pasarnya jelas, tipikal pembeli properti di sini tak menunggu kawasan itu jadi. Prinsip mereka sederhana, asalkan tidak mengontrak, rumah yang dibeli pasti langsung ditempati,” urai Nurul.

Selaku Marketing Consultant Permata Mutiara Maja, Ben Hokk menargetkan penjualannya di 2017 bisa tembus diangka 2.000 unit.

Dedy Mulyadi

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda