Harga Apartemen di Jakarta Naik Tipis Pada Kuartal II-2019

Colliers International Indonesia memperkirakan harga apartemen di Jakarta tidak akan bergerak banyak hingga akhir tahun 2019.

Pasar Apartemen Jakarta, Colliers International, Ferry Salanto
(Foto: Shutterstock)

RumahHokie.com (Jakarta) – Konsultan real estat global, Colliers International Indonesia, melaporkan bahwa harga apartemen di Jakarta pada kuartal II-2019 mengalami kenaikan yang tidak terlalu signifikan, apabila dibandingkan kuartal lalu.

Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International Indonesia, mengatakan masih banyaknya stok yang belum terserap di pasar, membuat posisi tawar konsumen kuat. Hal tersebut berimplikasi terhadap sulitnya harga apartemen untuk naik lebih jauh.

“Kami perkirakan harga apartemen tidak akan bergerak banyak hingga akhir 2019. Harga akan stabil berada di level Rp35 juta per meter persegi,” jelas Ferry di Jakarta,Rabu (03/07/2019) yang lalu.

Baca Juga: Sentimen Positif Akan Warnai Pasar Apartemen di Surabaya

Seiring dengan harapan macro ekonomi yg membaik pasca Pemilu 2019, serta beroperasinya infrastruktur baru (LRT dan MRT) akan mendorong harga properti bergerak naik. “Kami perkirakan harga akan naik sekitar 5% – 6% per tahun hingga tahun 2023,” tutur Ferry.

Berdasarkan laporan yang dirilis Colliers Indonesia, hingga saat ini total pasok apartemen strata di Jakarta telah mencapai 205.822 unit.

Sedangkan, untuk tingkat serapan pada kuartal II-2019 secara rata-rata berada di level 87%, hampir sama dengan kuartal lalu.

Baca Juga: Infrastruktur Beri Dorongan Positif Terhadap Pasar Properti Asia

“Sejak tahun 2015 hingga 2019 memang ada tren penurunan tingkat penyerapan apartemen di Jakarta. Hal itulah yang membuat melambatnya sektor apartemen di Jakarta,” kata Ferry.

Meski demikian, dia memprediksi pasar akan mulai aktif mulai 2020, pada saat pemerintahan baru terbentuk.

Ferry Salanto berujar, adanya kepastian situasi politik menimbulkan suatu kepercayaan tersendiri bagi pelaku bisnis. Selain itu, permintaan apartemen strata di Jakarta, kemungkinan berasal dari hasil dana repatriasi yang akan “bebas” akhir tahun ini.

Disamping itu, ia menambahkan relaksasi pajak barang mewah akan membuat permintaan apartemen kelas atas diprediksi akan meningkat.

Baca Juga: Laju Pertumbuhan Bisnis Apartemen di Jakarta Masih Melambat

“Kami memproyeksikan selama 2020 hingga 2023 mendatang, tingkat serapan apartemen Jakarta berada pada level 87% hingga 89%,” katanya.

Kondisi Pasar Apartemen Sewa
Untuk pasar apartemen sewa di Jakarta Colliers Indonesia memaparkan bahwa tingkat keterisian hingga kuartal II-2019 masih tergolong rendah, karena akibat situasi politik dan lebaran.

Pasar sewa yang sedang lesu saat ini ditambah dengan adanya pasokan baru akan membuat tingkat hunian tertekan. “Kami prediksi tingkat hunian akan bergerak di level
69% – 70% hingga tahun 2023 mendatang,” jelas Ferry

Lebih lanjut, dia menerangkan untuk harga sewa apartemen, secara umum tidak mengalami perubahan dibanding kuartal sebelumnya.

Harga sewa apartemen kedepan akan naik berkisar 2% – 3%, karena pengaruh masuknya apartemen sewa kelas atas selama tahun 2020-2023.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda