Harga Rumah Meroket, Apartemen Jadi Ceruk Bisnis Baru di Bintaro

Kecenderungan harga tanah yang kian melambung, membuat segmentasi ini menjadi tren baru di wilayah Tangerang Selatan, khususnya Bintaro.

bintaro-rumahhokie-dok
Basudewo: Apartemen merupakan segmen yang fenomenal di Bintaro. Foto: eagletreeproperty.com

RumahHokie.com (Bintaro) – Geliat bisnis properti di kawasan Bintaro makin mempesona, apalagi setelah menjamurnya apartemen. Ceruk bisnis dikawasan tersebut kian menggoda pasar.

Menurut pelaku bisnis di sektor itu, sekitar lima tahun lalu, apartemen memang belum familiar, properti di Bintaro masih didominasi pasar rumah tapak.

Baca juga: Serpong Jaya Tawarkan Rumah Super Minimalis: The Height

“Segmen apartemen mulai menjadi perhatian konsumen sekitar dua atau tahun lalu. Karena harga yang ditawarkan relatif terjangkau untuk dijadikan pilihan investasi,” ungkap Basudewo, Principal Eagle Tree.

Lebih lanjut Basudewo mengatakan, hadirnya pasar apartemen imbas dari kecenderungan harga tanah yang kian melambung. Indikasi tersebut membuat segmentasi apartemen menjadi tren baru di wilayah Tangerang Selatan, khususnya Bintaro.

Hebatnya lagi kata dia, segmen tersebut berhasil menggiring pasar untuk memilih hunian vertikal. “Saat ini, konsumen yang ingin tinggal di Bintaro lebih memilih apartemen ketimbang rumah,” ucapnya.

Menurut Basudewo, melesatnya harga properti (perumahan) belum bisa diimbangi oleh pendapatan masyarakat sekitar.

Menarik ceruk bisnis baru itu, beberapa developer besar yang sebelumnya gencar memasarkan hunian tapak, justru kini menghadirkan pula apartemen sebagai pilihan hunian baru.

“Segmentasi ini lebih menjangkau pasar yang luas. Dengan budget yang dimiliki, mereka bisa tinggal di Bintaro,” papar Dewo sapaan akrab Basudewo.

Segmen Fenomenal
“Bagi kami sebagai pemasar properti, apartemen merupakan segmen yang fenomenal di Bintaro,” katanya.

“Sekitar tiga atau empat tahun lalu saat booming properti, hampir semua produk baru yang hadir di sini mampu terserap habis dengan cepat,” tegas Dewo.

Satu hal yang mampu menarik minat konsumen untuk tinggal di kawasan ini kata Dewo adalah percepatan pembangunan infrastruktur.

“Jalan tol yang telah menghubungkan akses menuju Bintaro telah mendongkrak harga properti di kawasan ini dan sekitarnya,” kupasnya.

Lebih lanjut Dewo memaparkan, meski tidak seperti saat booming properti. Namun, harga properti saat ini masih mengalami kenaikan hanya saja tidak terlalu signifikan.

“Sejak setahun kemarin hingga saat ini, kenaikannya hanya 15% berbeda pada saat booming properti bisa sampai 30-40%,” urainya.

Secara global kata Dewo, pasar yang masih mendominasi di Bintaro adalah segmen hunian tapak 60%. Pasar apartemen berhasil mencapai angka penyerapan hingga 40%. Permintaan hunian vertikal terus meningkat.

Berita terkait: Sejumlah Developer Siap Banjiri Pasar Apartemen di Serpong

“Bagi Eagle Tree, persentase penyerapan pasar primary dan secondary masih relatif seimbang yaitu 50-50. Namun, memasuki kuartal pertama 2017, persentase penyerapannya 70% pasar secondary, 30% primary,” terang Dewo.

Menariknya pasar seken disebabkan karena peningkatan harganya belum meroket. Imbasnya, masyarakat lebih memilih pasar secondary.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda