Haruskah Renovasi Rumah Secondary Sebelum Menjualnya ke Pasaran?

Dengan merenovasi sejumlah ruangan dan meningkatkan tampilan hunian dianggap akan menambah daya tarik jual rumah secondary.

tips renovasi rumah untuk tingkat harga jual, jual rumah, tips jual rumah
Ilustrasi rumah secondary. (Foto: Interiordesign)

RumahHokie.com (Jakarta) – Apakah Hokie People kini sedang berencana menjual rumah secondary yang Anda miliki?

Ada banyak cara untuk meningkatkan harga jual rumah sebelum dilepas ke pasaran. Salah satunya adalah dengan melakukan renovasi pada properti.

Dengan memperbaiki sejumlah ruangan dan meningkatkan tampilan hunian, seperti mengecat ruang tamu atau mengganti lampu dapur, dianggap akan menambah daya tarik jual rumah secondary.

Baca Juga: Agar Dana Kredit Renovasi Rumah Tepat Sasaran, Perhatikan 5 Hal ini!

Robin Kencel, broker properti dari Compass Real Estate di Connecticut, Amerika Serikat, mengatakan dengan melakukan renovasi akan meningkatkan peluang hunian terjual menjadi lebih besar.

“Kenyataannya adalah ketika mereka (calon pembeli properti) benar-benar berjalan di rumah yang sudah direnovasi, dapat menang (terjual) dengan mudahnya,” kata Robin, seperti dikutip dari laman Marthastewart, Selasa (10/12/2019).

Berikut ini tips renovasi agar dapat meningkatkan harga jual rumah secondary di pasaran, yang kami lansir dari Marthastewart.

Netral akan menarik lebih banyak pembeli
Ketika memasarkan hunian secondary, tentu kita menginginkan jangkauan segmentasi calon pembeli yang lebih luas, sehingga peluang rumah untuk terjual menjadi lebih besar.

Baca Juga: Infografis: Apa Faktor Penyebab Naiknya Harga Jual Rumah Anda?

Nah, untuk itu usahakan renovasi atau pembaharuan tampilan ruang dilakukan dengan mempertimbangkan aspek netral. Contohnya, saat memilih warna cat dinding untuk interior, gunakanlah tone warna netral, seperti putih ataupun abu-abu muda.

Dapur dan kamar mandi bawa dampak besar
Umumnya, kondisi tampilan area dapur dan kamar mandi menjadi salah satu aspek yang diperhatikan oleh calon pembeli ketika ingin membeli properti.

Dapur baru serta kamar mandi yang telah direnovasi akan menarik bagi sebagian besar pembeli jika berfungsi dengan baik dan memiliki tampilan menyenangkan.

Pastikan infrastruktur dalam kondisi baik
Pembeli tidak ingin menghabiskan biaya lagi untuk mengganti sistem mekanik dan infrastruktur di rumah. Oleh karena itu, Robin menyarankan perbaiki infrastruktur sebelum rumah secondary dijual ke pasaran.

Baca Juga: Tips dan Trick Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai Saat Renovasi

“Mereka (pembeli) tidak ingin melakukan pekerjaan pemeliharaan yang ditangguhkan, seperti mengganti outlet listrik yang sudah ketinggalan zaman di seluruh rumah atau memperbaiki atap yang bocor,” kata Robin.

Perhatikan detail elemen interior
Detail pada elemen interior, ternyata dapat memengaruhi tampilan rumah secara keseluruhan. Nah, untuk menarik calon pembeli properti Anda, perhatikan detail elemen lainnya.

Contohnya, lantai kayu yang dibersihkan dan digosok. Kemudian mengganti karpet usang dengan yang baru dan lain sebagainya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda