Hati-hati Bahaya Chi Jelek (Sha Chi) dari Dalam Rumah

Meskipun sebuah rumah disusun dengan baik dengan aturan feng shui, tetap saja akan buruk feng shui-nya jika ada beberapa ketentuan feng shui yang dilanggar.

Hati-hati Bahaya Chi Jelek (Sha Chi) dari Dalam Rumah
Pengaruh garis-garis vertikal dan horizontal yang memotong badan penghuni kamar tidur terasa lebih keras. Dalam hal ini pemasangan rak terbuka yang membentuk kotak-kotak terlihat sebagai bilah yang tajam ‘memotong’ karena terlihat begitu masif dan membentuk garis-garis kuat dan tajam ikut merusak Chi di kamar tidur. Dalam hal ini terlihat mengganggu yang tidur di kamar tersebut.

Oleh: Mauro Rahardjo & Lelyana Rahardjo

RumahHokie.com – Pada artikel sebelumnya telah diterangkan Sha Chi (Chi buruk) yang datang dari luar rumah. Sekarang akan dibahas Sha Chi (Sha Qi) yang berasal dari dalam rumah.

Baca Juga: Awas, Energi Buruk Mengintai di Depan Rumah Anda!

Dengan memahami Sha Chi, kita mulai mengerti bahwa meskipun sebuah rumah disusun dengan baik dengan aturan feng shui, tetap saja akan buruk feng shui-nya jika ada beberapa ketentuan feng shui yang dilanggar.

Hal ini kerap kali tidak disadari oleh pengguna feng shui. Mereka selalu menanyakan, “saya sudah menggunakan feng shui, mengapa masih banyak hal buruk menimpa kehidupan saya?”

Adapun yang dimaksud dengan ketentuan-ketentuan feng shui yang acap dilanggar adalah hal-hal yang mungkin mudah dicerna dengan akal sehat.

Mungkin jumlah dari ketentuan ini ada puluhan banyaknya, tetapi kita cukup membicarakan prinsipnya saja. Sehingga terlihat mengapa suatu fenomena bisa menimbulkan Sha Chi atau “Chi yang membunuh” di dalam lingkungan hidup kita, seperti di dalam rumah atau di tempat kerja.

Baca Juga: Feng Shui dan Simbol-simbol Pembawa Energi Chi

Prinsip ini dapat dijabarkan dalam banyak aturan-aturan. Ingat, jadi dari satu prinsip feng shui. Artinya, prinsip sama, tetapi bisa menjadi puluhan aturan-aturan feng shui yang diturunkan dari prinsip tersebut.

Prinsip Pertama: Hindari Terkena “Pukulan” Garis-garis
Perhatikan beberapa fenomena berikut: posisi ranjang kita sudah benar arah kepala tidur (kepala ranjang), sesuai dengan aturan Ba Zhai (8 mansion atau 8 gedung), tetapi di depan atau di samping kiri-kanan ada rak yang menumpuk vertikal dari bawah ke atas.

Hal ini mengakibatkan adanya garis-garis putus yang “memotong” badan kita saat tidur atau saat bekerja (misalnya dalam posisi duduk).

Di contoh berikut ini, posisi ranjang tidur sudah benar, tetapi persis pada garis kepala ranjang, didekorasi dengan garis-garis putih dan garis biru yang cukup jelas dan tajam secara vertikal yang “menghunjam” ke kepala saat tidur.  Sebagai akibatnya terjadi Sha Chi, yaitu Chi buruk yang menyerang badan kita.

Perhatikan garis-garis putih dan biru menusuk kepala. Pengaruh dari ‘tusukan’ garis-garis seperti ini memang tidak terlalu kuat, tetapi memberi gangguan terhadap Chi yang mengarah ke kepala penghuninya.
Perhatikan garis-garis putih dan biru menusuk kepala. Pengaruh dari ‘tusukan’ garis-garis seperti ini memang tidak terlalu kuat, tetapi memberi gangguan terhadap Chi yang mengarah ke kepala penghuninya.

Prinsip ini berlaku juga untuk kamar belajar atau ruang kerja di mana posisi duduk “terpotong” oleh garis pintu, atau garis-garis horisontal maupun vertikal tepat mengarah ke badan kita.

Prinsip Kedua:  Hindari Sandaran yang Labil
Prinsip ini juga mudah dimengerti oleh nalar, karena dalam aktivitas apapun, posisi kita harus tetap stabil. Pada umumnya, kita mengarahkan prinsip ini pada sandaran di belakang kursi duduk dan ranjang tidur yang mengarah ke posisi tersebut.

Misalnya di belakang kita ada jendela kaca yang lebar. Ini merupakan sandaran labil.

Ini contoh di mana sandaran ranjang ada pada dinding kaca yang menurut persepsi feng shui adalah labil. Barangkali secara psikologis juga akan terasa kurang nyaman tidur dengan sandaran di belakangnya itu jendela yang tidak melindungi ranjang.
Ini contoh di mana sandaran ranjang ada pada dinding kaca yang menurut persepsi feng shui adalah labil. Barangkali secara psikologis juga akan terasa kurang nyaman tidur dengan sandaran di belakangnya itu jendela yang tidak melindungi ranjang.

Dr. Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo adalah Pendiri Feng Shui School Indonesia. Pasangan suami-istri yang tinggal di Surabaya ini merupakan penulis artikel feng shui untuk RumahHokie.com.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda