Home Sweet Mom: Kiat Bahagia dengan Rumah Sederhana

Rumah tergantung isinya, bukan fisiknya. Rumah kecil memang pengap, maka jangan banyak furnitur dan buat practical homes yang furniturnya bisa dilipat.

RumahHokie.com – Rumahku indah, karena istriku asyik. Para suami selalu ingin lekas pulang karena nyonya penebar senyum penuh cinta. Makanan boleh sekadar kecap dan telor dadar, tapi nyonya berkelakar tetangga yang jatuh dari sepeda dan numpang duduk di teras kecil depan rumah.

Semua serba indah. Padahal penghasilan suami 15 koma sekian, alias tanggal 15 sudah koma.

Rumah tipe RS6, alias rumah sangat sempit sekali sampai sulit sanggama. Tapi kedipan mata istri lebih bikin galau daripada Syahrini yang bermaskara waterproof merek Meybelline. Inilah sorga dalam balutan cinta yang suci, murni dan abadi, kata Habibie.

Ternyata, rumah itu tergantung isinya. Bukan wujud fisiknya. Rumah kecil memang pengap, maka jangan banyak furnitur. Bikin practical homes yang banyak furniturnya bisa dilipat.

Biaya wajar furnitur pada ruang-ruang praktis adalah 10% – 15% dari property value (tanah dan bangunan berdasar harga RAB dan bukan harga pasar).

Tapi bukan furnitur merek Cellini atau replika-replika istana Buckingham yang dijual di Da Vinci ya. Ini buatan Mang Sanib pakai Jati Belanda.

Home Sweet Mom kan cuma mensyaratkan tempat tidur yang kokoh. Pergilah ke manajemen-manajemen operator hotel (seperti Aston dan Santika).

Bikin hotel per kamar menurut operator-operator itu, bisa Rp250 juta – Rp450 juta. Satu hal yang penting bagi mereka adalah standar bedset yang tepat ukuran dan tepat kekuatan. Anda bahkan di-brief tempat tidur yang kuat itu kayak apa. Ya, karena mereka bisnis kamar.

Nah, Anda berbisnis apa dengan istri? Anda sedang menanam benih-benih cinta. Maka memang harus suci (niat ngajak tidur tapi gak usah bayar), murni (mendampingi tidur tapi tidak mikir Pungky), dan abadi (sudah pasti ATM tidak pernah lagi akan anda miliki lagi selamanya). Salam ATM!

Bersama F. Rach Suherman F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda