Hotel Jadi Pilihan Tinggal Selama Listrik Padam, Ini Alasannya

Saat mati lampu selama lebih dari 12 jam, sebagian masyarakat yang memiliki uang lebih memilih tinggal di hotel bersama keluarga mereka. Apa alasannya?

hotel-horison-ultima-bekasi-mati-lampu-rumahhokie-dok
Antrean tamu Hotel Horison Ultima Bekasi malam Senin saat mati lampu. (Foto: istimewa)

RumahHokie.com (Bekasi) – Padamnya aliran listrik di kawasan Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) Ahad siang hingga malam—sebagian bahkan hingga Senin dinihari—ternyata membawa berkah bagi industri perhotelan.

Tanpa aliran listrik, sebagian masyarakat—tentu saja yang memiliki uang lebih—memilih tinggal di hotel bersama keluarga.

Baca Juga: Mal dan Hotel Metland Gelar Program Unggulan Ramadan

General Manager Hotel Horison Ultima Bekasi, MNA Mahartana mengatakan, tingkat okupansi di Hotel Horison Ultima Bekasi mengalami kenaikan drastis di malam Senin.

“Bahkan, ada pemandangan yang tidak lazim. Senin pagi tadi ada beberapa orangtua mengantarkan anaknya ke sekolah dari hotel,” kata MNA Mahartana saat dijumpai RumahHokie.com, Senin (5/8/2019).

Baca Juga: Bernuansa Romantis, 5 Restoran Ini Cocok untuk Dinner Valentine

Menurut Benny—demikian dia akrab disapa—menuturkan, normalnya tingkat okupansi Horison Ultima Bekasi di malam Senin hanya berkisar 40% – 50%, namun tadi malam okupansi mencapai 100% dari 266 kamar yang ada.

Di saat “istimewa” tersebut, hukum supply-demand pun berlaku. Jika harga kamar di malam Senin biasanya hanya Rp599 ribu, tadi malam harganya mencapai Rp799 ribu.

“Meski demikian, untuk melakukan check-in pun para tamu harus antre cukup panjang,” jelas pria yang akrab disapa Benny tersebut.

Baca Juga: Peringati Harpelnas, Horison Ultima Bekasi Gelar Dragon Boat Race

Sejak listrik padam jam 11 WIB Ahad siang hingga jam 4 WIB Senin dini hari, tutur Benny, sebanyak 2.400 liter solar dipakai untuk mengoperasikan generator set (genset).

Lebih lanjut, Benny mengatakan, dia mendapat informasi bahwa Senin ini akan ada pemadaman lanjutan yang dilakukan secara bergilir. Di siang hari, perumahan yang akan dipadamkan, sementara di malam hari properti komersial seperti mal dan hotel yang akan dipadamkan.

“Untuk itu kami harus bersiap-siap dengan genset kami,” katanya.

Dua Alasan Memilih Hotel
Sementara itu, D. Nofri Hendra, Director Of Food & Beverage Hotel Horison Ultima Bekasi mengungkapkan, ada dua alasan utama mengapa sebagian masyarakat memilih hotel sebagai tempat tinggal.

Pertama, mereka tidak bisa tidur tanpa embusan sejuk AC. Kedua, mereka tidak bisa menggunakan gawai (gadget) mereka.

Baca Juga: Didominasi Tamu Asing, Okupansi Horison Seminyak di Atas Rata-rata

“Spirit kami bukan taking profit, tetapi lebih mensuport para tamu yang memerlukan kenyamanan. Pasalnya memang hotel lebih nyaman dan aman ditinggali dengan fasilitas yang lengkap,” kata Nofri.

Dia mengatakan, ada beberapa hotel di Bekasi yang menangguk untung di saat listrik padam, namun ada sebagian yang gagal. Salah satunya karena kesiapan.

“Ada sebuah hotel yang tingkat okupansinya hanya mampu mencapai 50-an persen, karena tidak siap dengan genset-nya, sementara di hotel kami hanya hitungan empat detik, genset sudah menyala,” ujar Nofri.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda