Iklim Pasar Properti Asia Diprediksi Memiliki Prospek yang Cerah

Prospek pasar properti Asia menjadi cerah bersamaan semakin meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

Colliers International, bisnis properti di Asia tahun 2020
Ilustrasi bisnis properti di kawasan Asia. (Foto: Istimewa)

RumahHokie.com (Hong Kong) – Konsultan real estat global, Colliers International, dalam laporan terbarunya mengatakan secara keseluruhan aktivitas bisnis di pasar properti Asia diprediksi tetap kokoh dan memiliki prospek yang cerah di masa mendatang.

Meskipun mengalami hambatan karena berbagai peristiwa, seperti perlambatan ekonomi secara umum dan ketegangan perdagangan antara AS dan China, akan tetapi Colliers menganggap tidak melunturkan daya tarik investasi properti di sejumlah kota di pasar Asia.

Melansir dari siaran pers, Selasa (14/01/2020), Andrew Haskins, Direktur Eksekutif Penelitian Colliers International Asia memaparkan, kota-kota top di Asia, seperti Singapura, Tokyo, Shanghai, dan bahkan Hong Kong, tetap menjadi incaran bagi para investor.

Baca Juga: Investor Masih Aktif Mengambil Berbagai Peluang di Pasar Properti Asia

Lebih lanjut dia mengatakan, prospek ekonomi untuk wilayah Asia baru-baru ini menjadi
cerah, karena berkurangnya ketegangan perang dagang AS-China.

Apalagi, menurutnya kondisi positif ekonomi Asia turut dipengaruhi pula pertumbuhan cepat yang dialami kota-kota di India dan munculnya kawasan baru di China, sehingga menciptakan target ekspansi baru untuk para investor global.

Colliers memperkirakan antara tahun 2020 hingga 2025 kota-kota di India, seperti Bangalore dan Hyderabad diharapkan menjadi dua dari tiga kota Asia yang tumbuh paling cepat.

Baca Juga: Insentif Kebijakan Pemerintah Picu Sektor Pergudangan Asia Bertumbuh

“Pertumbuhan di Asia didorong oleh kota-kota di sejumlah negara. Ini ditunjukkan oleh aktivitas investasi perusahaan yang dicatat oleh banyak kota-kota besar di Asia pada tahun 2019 lalu,” ucap Andrew.

Kinerja Sektor Properti di Asia
Dengan dukungan iklim ekonomi di kawasan Asia yang mengarah pada tren positif, mampu membawa ‘angin segar’ terhadap kinerja beberapa sektor properti di Asia.

Di sektor perkantoran, Colliers International melihat sejumlah kota di Asia tetap menjadi primadona bagi para investor asing.

Baca Juga: Banjir Besar Melanda, Layakkah Penghapusan IMB dan Amdal?

“Kami melihat Hong Kong, Singapura, Tokyo, dan Shanghai masih menjadi pilihan lokasi teratas untuk sektor perkantoran di Asia, bagi investor. Kedepan, kami melihat sewa rata-rata akan tumbuh 3%, selama tiga hingga lima tahun,” papar Andrew Haskins.

Sedangkan untuk sektor properti logistik dan pusat data, Andrew melihat investor menunjukan ketertarikannya pada beberapa kota di Asia.

“Di Korea Selatan, aset logistik di daerah barat dan barat daya Seoul berjalan menarik.
Untuk di India, kami merekomendasikan pengembang untuk terus memperluas properti bidang logistik dan bekerja sama dengan badan pemerintah yang memiliki lahan tanah,” tandasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda