Implikasi Profil Penghuni Terhadap Strategi Investasi Properti Komersial

Colliers International berpendapat saat ini pemilik properti perlu beradaptasi dengan perubahan profil penghuni melalui desain bangunan dan berinvestasi pada lebih banyak fasilitas.

Pasar properti dan investasi di Asia
Ilustrasi pasar properti dan investasi di Asia. (Foto: istimewa)

RumahHokie.com (Hong Kong) – Konsultan real estat global, Colliers International meneliti bagaimana perubahan dalam profil penghuni memengaruhi strategi investasi bagi pemilik properti komersial.

Dalam siaran pers, Selasa (19/03/2019) Colliers International berpendapat saat ini pemilik properti perlu beradaptasi dengan perubahan profil penghuni melalui desain bangunan dan berinvestasi dalam lebih banyak fasilitas.

Terence Tang, Managing Director of Capital Markets and Investment Services Colliers, menjelaskan sepanjang tahun 2017 hingga 2018, permintaan sewa gedung perkantoran didorong oleh dominasi perusahaan teknologi, media dan telekomunikasi (TMT) serta operator co-working space.

Baca Juga: Colliers International: Gedung Perkantoran ‘Sehat’ Akan Semakin Dilirik

“Pada tahun 2018, kami mencatat industri TMT serta operator co-working space secara bersama-sama menyumbang antara 11% dan 75% dari penyerapan ruang perkantoran primer di CBD negara-negara di Asia,” kata Terence.

Data yang dimiliki Colliers International juga memperlihatkan bahwa dominasi perusahaan dalam bidang teknologi, media dan komunikasi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan di pasar perkantoran London.

Lebih dari 10% dari total ketersediaan ruang perkantoran di London pada akhir 2018, sebagian besar diserap oleh ekspansi perusahaan teknologi besar, seperti Google, Facebook, Amazon dan Apple.

Baca Juga: Infrastruktur Beri Dorongan Positif Terhadap Pasar Properti Asia

Konsultan real estat global itu pun melihat di Amerika Serikat, ruang kerja fleksibel telah menyumbang sepertiga dari sewa kantor di kawasan perkotaan, dalam 18 bulan terakhir.

Dalam kesempatan yang sama, Andrew Haskins, Direktur Eksekutif Asia Research Colliers berujar, selain mengubah profil penghuni, pola organisasi dan desain tempat kerja juga sedang berkembang.

“Penghuni secara umum semakin menghargai fleksibilitas, efisiensi penggunaan ruang, dan pengalaman sekitar,” tuturnya.

Baca Juga: Prospek pasar properti Asia Tahun 2019 Dinilai Tetap Memiliki Peluang

Lebih lanjut Haskins mengatakan, salah satu pendekatan dari rancangan pada kantor adalah aktivitas berbasis kerja. Konsep tersebut memiliki penekanan kuat pada penggunaan ruang untuk kegiatan yang selaras dengan fungsi kerja.

Dalam pandangannya ke depan, ia berpendapat pengembang properti komersial perlu memberikan lebih banyak fleksibilitas dalam desain lantai, konfigurasi bangunan, dan spesifikasi.

“Investor harus mempertimbangkan perubahan kebutuhan penyewa dalam strategi investasi komersial mereka,” pungkas Haskins.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda