Ini Bagian Rumah yang Harus Diperhatikan Pasca Gempa Bumi Melanda

masyarakat harus selalu tanggap terhadap bencana mempersiapkan berbagai hal. Salah satunya adalah dengan merancang dan membangun rumah tahan terhadap gempa.

Rumah tahan gempa
(Foto: ikreatifonline)

RumahHokie.com (Jakarta) – Duka kembali menyelimuti tanah Indonesia. Belum lama ini Kota Palu, Sulawesi Tengah, dilanda bencana gempa bumi dan tsunami yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa dan rusaknya rumah warga.

Jika dilihat dari letak geografis, wilayah Indonesia berada dalam zona Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). Hal itu menyebabkan daerah-daerah di negeri ini tergolong rawan terhadap bencana gempa bumi.

Oleh karenanya, masyarakat harus selalu tanggap terhadap bencana apapun dengan mempersiapkan berbagai hal. Salah satu yang harus dipersiapkan adalah merancang dan membangun rumah yang dapat bertahan ditengah guncangan gempa.

Baca Juga: Begini Karakteristik Rancangan Rumah Tahan Gempa Bumi

Bagian penting dari rumah tahan gempa adalah terletak pada fondasi dan struktur yang menopang bangunan hunian. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan pasca bencana gempa bumi terjadi, ketika rumah masih berdiri kokoh?

Dilansir dari laman Rooang, setelah gempa melanda, terdapat indikasi fisik bangunan pasca gempa yang harus diperhatikan

Wajib melakukan pemerikasaan pada kolom bangunan
Jika ingin melihat kondisi bangunan setelah terjadinya gempa, maka kolom atau tiang bangunan, termasuk salah satu indikasi fisik pertama yang harus Anda perhatikan.

Baca Juga: Sedang di Dalam Bangunan Ketika Gempa, Apa yang Harus Dilakukan?

Jika bentuknya tidak ada yang berubah, maka kemungkinan tak ada masalah pada bangunan. Namun apabila retakan pada struktur besarnya lebih dari 5 mm dan sambungan kolom serta balok tampak tertekuk, maka perlu diwaspadai. Karena indikasi fisik bangunan tak lagi aman untuk ditempati kembali.

Periksa kondisi fondasi bangunan
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan setelah gempa adalah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fondasi bangunan yang bisa dilakukan melalui permukaan lantai.

Jika ada permukaan lantai yang tampak berubah seperti ambles atau pecah karena efek permukaan lantai yang meletup, artinya kondisi fondasi bangunan ada kemungkinan telah berubah. Ada baiknya Anda melakukan konsultasi kepada para ahli bangunan.

Baca Juga: Hebat! Tempat Tidur Anti Gempa Ini Bisa Lindungi Nyawa Penggunanya

Cek pula bagian atap rumah
Ketika gempa terjadi, umumnya atap bangunan menjadi salah satu bagian yang sering rusak. Nah, disaat pasca goncangan cek pula bagian tersebut.

Memperhatikan kondisi atap bangunan, tak lepas dari keadaan kolom dan balok rumah. Jika kondisi kedua elemen tersebut baik, maka kemungkinan atap bangunan masih tergolong aman. Namun jika struktur rangka atap sebagian besar ikatan komponennya bergeser,
maka indikasi fisik bangunan tak lagi baik dan tidak aman untuk ditempati.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda