Intiland Tak Terpengaruh Walau Nilai Tukar Dolar Merangkak Naik

Walaupun nilai tukar dolar AS terhadap rupiah terus merangkak naik, harga berbagai produk properti yang dikembangkan oleh Intiland Development masih relatif stabil.

intiland-logo-rumahhokie-anto-erawan
(Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Tren naiknya kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah yang terjadi beberapa waktu ini, tak serta merta mempengharuhi harga berbagai proyek yang dikembangkan oleh Intiland Development.

Ditemui RumahHokie.com saat acara berbuka puasa bersama para pewarta, Rabu (30/05/2018) di Jakarta, Suhendro Prabowo, Vice President Director & COO, PT Intiland Development Tbk mengatakan sejauh ini belum ada koreksi harga signifikan pada produk properti yang dikembangkan oleh pihaknya.

“Mungkin orang lebih ke psikologis aja. Banyak masyarakat yang berpikir, karena dolar naik, harga-harga properti pun akan langsung naik pula,” tutur Suhendro.

Baca Juga : Intiland Targetkan Rp2,6 Triliun dari Fifty Seven Promenade

(Foto: Adhitya Putra-RumahHokie.com)

Seperti diketahui bersama, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah sempat kembali merangkak naik ke level Rp14.000 dan cukup menjadi perhatian banyak kalangan.

Lebih lanjut, ia berujar kenaikan dolar yang terjadi saat ini, kalau dihitung secara angka tidak terlalu banyak, naiknya hanya sekitar 4% – 5%. Dengan kenaikan sebesar itu, terbilang tidak terlalu banyak mempengaruhi dunia bisnis properti, khususnya pada proyek Intiland.

“Sejauh ini, kenaikan dolar tak terlalu signifikan mempengaruhi harga kami. Sebenernya angka kurs itu tak terlalu banyak (naiknya),” jelasnya.

Baca Juga : Bangun Rumah MBR di Pacitan, Intiland Gandeng Pengembang Daerah

Terlebih menurut Suhendro, banyak proyek Intiland yang sudah mau jadi. Oleh sebab itu, pihaknya belum melakukan adjusment harga apa-apa. Kalau pun ada kenaikan harga pada produk properti Intiland, mungkin tak akan terlalu banyak.

Developer properti terkemuka di Tanah Air tersebut sejauh ini telah mengembangkan berbagai macam proyek di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta Surabaya.

Salah satu proyek mereka yang menuai kesuksesan dalam hal penjualan adalah apartemen Fifty Seven Promenade di Kebon Melati, Jakarta Pusat.

Baca Juga : Apartemen Ini Tawarkan Konsep Dalam Memaksimalkan Ruang

Fifty Seven Promenade merupakan proyek dengan total area pengembangan seluas 3,2 hektar. Proyek ini dikembangkan dalam dua tahap, meliputi dua tower kondominium, satu tower apartemen servis, satu tower perkantoran strata title, satu tower perkantoran sewa, dan ritel promenade.

Untuk pembangunan tahap pertama, pengembangan dilakukan di lahan seluas 1,3 hektar. Di lahan itu akan dibangun dua tower kondominium, yakni City57 (24 lantai) dan Sky57 (49 lantai) dengan total 496 unit.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda