Investasi Properti Masih Dilirik Masyarakat Jelang Pemilu 2019

Apabila dibandingkan dengan bidang lainnya, kelebihan investasi dalam sektor properti adalah keberadaan nilai aset yang terus meningkat.

Southcity, Peony Tang, Superblok di kawasan Pondok Cabe
Direktur Utama SouthCity, Peony Tang berpose di depan maket apartemen The Parc, SouthCity. Proyek superblok itu dikembangkan oleh PT Setiawan Dwi Tunggal. Di dalam kawasan serba guna ini juga akan dibangun apartemen The Parc. (Foto: dok. Southcity)

RumahHokie.com (Jakarta) – Investasi pada sektor properti dinilai masih layak untuk dilakukan menjelang perhelatan Pemilu 2019. Hal itu tak terlepas dari keberadaan nilai aset yang terus meningkat seiring waktu berjalan.

Peony Tang, Direktur SouthCity, kawasan superblock di Pondok Cabe yang dikembangkan oleh PT Setiawan Dwi Tunggal, mengatakan, pihaknya optimistis tahun politik 2019 dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap penjualan properti.

“Efek wait and see memang masih ada, tetapi tidak terlalu signifikan. Investasi di sektor properti masih terbilang ‘seksi’ mengingat kenaikan nilai aset setiap tahunnya,” ujar Peony dalam siaran pers, Senin (10/12/2018).

Baca Juga: Potensi Pertumbuhan Hunian Vertikal di Tahun Politik

Menurutnya, kelebihan investasi di sektor properti apabila dibandingkan dengan bidang lainnya adalah keberadaan nilai aset yang terus meningkat.

Dengan demikian masyarakat yang ingin mencari imbal hasil yang pasti dan tidak tergerus oleh nilai inflasi atau situasi ekonomi maupun politik.

Baca Juga: Hartono Sarwono: Menyoal Perizinan Broker, Tahun Politik, dan Generasi Milenial

Peony meyakini, keberadaan SouthCity yang dikembangkan oleh pihaknya dapat menjadi pilihan para investor. Pasalnya, proyek hunian high rise yang memiliki konsep co-living ini diklaim memiliki fasilitas dan akses yang lengkap.

“Saat ini, kami menawarkan harga khusus Rp 325 juta dari harga normal 357 juta yang dapat dicicil 12x dan berlaku untuk 50 unit saja,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda mengatakan dampak signifikan penjualan properti baru terasa di segmen menengah ke atas dengan nilai jual di atas Rp1 Miliar.

Baca Juga: Topping off Digelar, Serah Terima Southcity Square Dilakukan Pertengahan 2019

“Siklus properti tengah naik dan tahun politik akan sedikit menghambat investasi properti terutama yang bernilai di atas Rp1 Miliar. Namun demikian, properti di pinggiran Jakarta, di tahun 2019, akan tetap positif,” jelas dia.

Berkaca dari tahun 2018, Ali melanjutkan, pada kuartal I-2018 tahun ini penjualan rumah di pinggiran Jakarta naik sebesar 58% apabila dibandingkan dengan kuartal IV-2018 tahun lalu.

“Kenaikan ini cukup tinggi setelah tahun lalu anjlok. Jadi, bisa diprediksi bahwa tahun depan kondisinya akan kurang lebih sama dengan tahun ini,” pungkas Ali.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda