IPEX 2018 Hadirkan 730 Proyek dengan Target Transaksi Rp5 Triliun

Indonesia Properti Expo ke-18 ini diikuti oleh 149 pengembang yang menampilkan 730 proyek properti subsidi maupun non-subsidi di seluruh Indonesia.

pembukaan Indonesia Properti Expo 2018 - Bank BTN - OJK - Kementerian PUPR - anto erawan - rumahhokie - dok
Pembukaan Indonesia Properti Expo 2018, Sabtu 22 September 2018 (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta)PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk menggenjot pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan menggelar Indonesia Properti Expo (IPEX) ke-18.

Berlangsung 22 – 30 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), IPEX kali ini diikuti oleh 149 pengembang yang menampilkan 730 proyek properti subsidi maupun non-subsidi di seluruh Indonesia.

Di ajang IPEX ke-18 ini, Bank BTN menargetkan kredit baru sebesar Rp5 triliun, yang terdiri dari Rp500 miliar KPR subsidi dan Rp4,5 miliar KPR non-subsidi.

Baca Juga: Inilah Tiga Kendala Perumahan Rakyat Versi Presiden Jokowi

Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengungkapkan, transaksi yang terjadi di ajang IPEX setiap tahun terus memperlihatkan peningkatan.

“Dari dua kali penyelenggarakan IPEX 2016, terjadi transaksi Rp8,3 triliun. Di IPEX 2017, transaksi mencapai Rp14,3 triliun. Sedangkan di IPEX Februari 2018, transaksi mencapai Rp9,3 triliun. IPEX kali ini menargetkan Rp5 triliun,” urai Maryono saat membuka IPEX, Sabtu (22/9/2018).

Baca Juga: Bank BTN Tawarkan KPR Khusus Generasi Milenial

Untuk mengejar target tersebut, Bank BTN menawarkan bunga promo 6,25% fixed 1 tahun dan penawaran KPR Zero. KPR Zero merupakan rebranding dari KPR Easy Payment dimana debitur hanya membayar cicilan bunga KPR dengan grace period pokok selama 2 tahun dan pembebasan pembayaran beban pokok.

“Bunga promo tersebut lebih rendah dibandingkan suku bunga KPR perbankan secara umum yang tahun ini di kisaran  9% per tahun. Selain itu, uang muka juga rendah, sejumlah mitra pengembang yang bekerjasama dengan BTN menawarkan uang muka hanya 1%,” kata Maryono.

Sayembara Desain Rumah Sederhana dan Rumah Susun
IPEX tahun ini diselenggarakan sebagai rangkaian dari kegiatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang dirayakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pada kesempatan yang sama Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Lana Winayanti; Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso; dan Maryono menyaksikan akad KPR massal yang diikuti sekitar 1.000 debitur di seluruh Indonesia, dimana 200 di antaranya dilakukan di saat pembukaan IPEX 2018.

Baca Juga: Penyaluran KPR Subsidi FLPP Didukung 43 Bank Pelaksana dan PT SMF

Di samping itu, dilakukan pula penyerahan hadiah bagi 10 pemenang sayembara desain rumah tapak dan rumah susun. Sayembara dengan total hadian Rp170 juta ini diikuti oleh 1.288 peserta.

“Desain rumah sederhana dan rumah susun cenderung monoton dan begitu-begitu saja. Sayembara desain ini diselenggarakan agar desain rumah tapak dan rumah susun lebih variatif dan segar,” kata Lana Winayanti.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda