Ironis, Jakarta Raup Rp18 Miliar per Tahun dari Kawasan Industri Karawang

Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menyatakan dukungan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Karawang dengan tiga syarat.

Kawasan industri SuryaCipta, Karawang (Foto: Anto Erawan)

RumahHokie.com (Karawang) – Pemerintah, melalui Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 53 Tahun 1989 tentang Pengembangan Kawasan Industri, menetapkan Kabupaten Karawang sebagai daerah pengembangan kawasan industri.

Tercatat, sebanyak 32.000 hektar tanah di Karawang dipinjampakaikan kepada pengusaha dengan sistem hak guna usaha (HGU). Demikian penuturan Jimmy Ahmad Zamakhsyari, Wakil Bupati Karawang, saat membuka pabrik cat Asian Paints di Kawasan Industri SuryaCipta.

Baca Juga: Asian Paints Resmikan Pabrik Cat Pertama di Indonesia

Menurut data Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), saat ini terdapat enam kawasan industri besar yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang, yakni Kawasan Industri Daya Kencanasia, Kawasan Industri Indotaisei Kota Bukit Indah, Kawasan Industri Kujang Cikampek, Kawasan Industri Mitra Karawang, Karawang International Industrial City, dan SuryaCipta City of Industry.

“Akan tetapi, Pemda Karawang tidak pernah tahu menahu bagaimana transaksi antara pengelola kawasan industri dengan investor,” tukas Jimmy.

Tiga Syarat
Kendati demikian, Jimmy tetap mendukung investor—termasuk investor asing—yang beroperasi di Karawang, namun ada tiga syarat yang diajukan.

“Pertama, usahakan membuka kantor pusat di Karawang. Suka atau tidak suka, perusahaan beroperasi di Karawang, namun banyak di antara perusahaan ini masih berkantor pusat di Jakarta. DKI Jakarta menangguk untung Rp18 miliar setiap tahun dari PPh (pajak penghasilan) para karyawan perusahaan yang beroperasi di Karawang. Sementara Karawang nggak kebagian,” ungkapnya.

Baca Juga: Grand Taruma Karawang Pasarkan Rumah Kebun Seharga Rp2,6 Miliar

Syarat kedua, imbuh Jimmy, usahakan mobil-mobil operasional perusahaan menggunakan plat nomor “T”, yakni plat nomor polisi Karawang.

“Bayangkan, jika ada seribu pabrik dan masing-masing pabrik punya lima mobil operasional saja, maka jumlah pajak dari kendaraan yang diterima Pemda Karawang bisa untuk membantu 1.446 sekolah dasar yang kurang layak, 526 kilometer jalan yang rusak, dan 1.226 saluran sekunder dan tersier untuk petani,” papar Jimmy.

Syarat ketiga, jangan hanya mengangkat masyarakat sekitar menjadi karyawan. Jimmy berharap, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Karawang juga ikut mengedukasi masyarakat agar menjadi pelaku usaha kecil yang mendukung perusahaan.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda