Crown Group Optimistis Brand Skye Suites Akan Jadi Ikon Hotel Australia

Crown Group meyakini brand Skye Suites akan terus berkembang dan semakin dikenal, bukan hanya di Australia namun di dunia.

hotel-Skye-Suites-sydney-Front-bagian-depan-crown-group-rumahhokie-dok2
Pintu masuk SKYE Suites Sydney. (Foto: Dok. Crown Group)

RumahHokie.com (Sydney) – Keputusan Crown Group untuk membangun brand hotel sendiri, Skye Suites, dua tahun silam dinilai tepat. Pasalnya, sejak kemunculan Skye Suites Parramatta yang disusul Skye Suites Sydney, jaringan hotel ini berhasil merebut hati konsumen hotel di Sydney.

Salah satu indikator keberhasilan itu adalah peringkat Skye Suites Sydney melonjak dari 145/198 menjadi 100/199 versi TripAdvisor hanya dalam kurun waktu satu tahun. Dengan rata-rata 4,5 bintang dari setiap ulasan yang diberikan oleh 33.089 pengunjung yang pernah menginap semenjak dibuka pada bulan Oktober 2018.

Baca Juga: Seluk-beluk Properti Australia yang Harus Diketahui Calon Investor Mancanegara

“Bahkan dua bulan yang lalu, Skye Suites Sydney dianugerahi 2019 Best Technology Hotel oleh HM Awards, sebuah pengulangan prestasi yang sebelumnya diraih oleh Skye Suites Parramatta pada tahun 2018,” kata CEO Crown Group, Iwan Sunito, dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com.

Sebelumnya, Skye Suites Parramatta terpilih menjadi 2018 Tech Hotel dan mendapat pengakuan khusus Highly Commended Serviced Apartment Property selama dua tahun berturut-turut (2018 – 2019) oleh HM Awards. Selain itu, hotel butik bintang lima pertama di kawasan Parramatta ini tercatat telah dikunjungi 79.560 tamu sejak dibuka pada Agustus 2017.

Baca Juga: Mengintip Kemewahan SKYE-Suites Sydney Milik Crown Group

Sementara tingkat rata-rata okupansi baik dari Skye Suites Parramatta dan Skye Suites Sydney mencapai 80%. Bahkan untuk hari-hari tertentu tingkat okupansi mereka mencapai 100%

“Hal ini merupakan pencapaian yang tidak mudah, mengingat Skye Suites merupakan brand yang baru lahir. Pencapaian ini tentu merupakan hasil keras dan dedikasi yang luar biasa dari tim Skye Suites Hotel. Masih ada ruang untuk terus berkembang agar merek kami bisa semakin dikenal, bukan hanya di Australia namun juga secara Global. Dan saat ini kami sudah berada di jalur yang benar untuk menjadi ikon baru industri perhotelan Australia,” tutur Iwan Sunito.

Baca Juga: Wajah Baru Interior SKYE-Suites Green Square Sydney yang Mewah

Dia mengakui Sydney memiliki pilihan akomodasi berbintang, namun yang membedakan Skye Suites dengan yang lain adalah apa yang ditawarkan kepada setiap tamu yang datang, yakni pengalaman tinggal di hotel butik dengan layanan resor bintang lima.

Iwan mengatakan, tahun 2020 Crown Group akan meresmikan hotel ketiganya, yaitu Skye Suites Green Square yang akan terintegrasi dengan Infinity by Crown Group, sebuah menara hunian futuristis yang dinobatkan sebagai World’s Best Residential Project pada saat perhelatan Property Council 2017.

Wisatawan Meningkat 10 Juta
Berdasarkan data dari Tourism Research Australia, industri pariwisata Australia meningkat terus menerus dari tahun ke tahun. Pada 2018, tercatat sebanyak 8,5 juta wisatawan luar negeri yang berkunjung ke Australia yang merupakan kontribusi dari wisatawan asal Tiongkok, Selandia Baru, Jepang, Hong Kong, Singapura, Malaysia dan Indonesia atau terjadi peningkatan sebesar 4,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan pada tahun 2019 ini diproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan luar negeri akan meningkat hingga 10 juta pengunjung.

Baca Juga: Crown Group Segera Buka Hotel Ketiga: SKYE Suites Green Square

Negara bagian yang paling banyak dikunjungi adalah New South Wales dengan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 4,3 juta pengunjung pada tahun 2018, disusul oleh Negara bagian Victoria dengan tiga juta pengunjung.

Sebagian besar wisatawan yang berkunjungi ke New South Wales mengunjungi kota Sydney. Pada 2018, sebanyak 4,1 juta wisatawan internasional mengunjungi Sydney, dan total pengeluaran mereka selama di New South Wales adalah sebesar Rp112 triliun yang merupakan 37% dari total pemasukan Dolar yang diterima oleh Australia pada tahun itu.

Angka-angka di atas tidak termasuk kontribusi dari 11,1 juta wisatawan domestik yang juga mengunjungi kota tersibuk di Australia tersebut.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda