Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Mahasiswa UMM Malang

Kementerian PUPR mengeluarkan anggaran sebesar Rp10,6 milyar untuk pembangunan rusunawa mahasiswa UMM di Malang, Jawa Timur.

Rusunawa Mahasiswa UMM Malang, Kementerian PUPR, Jusuf Kalla
(Foto: dok Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Malang) – Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan rumah susun sewa (Rusunawa) untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Jawa Timur.

Peresmian rusunawa mahasiswa UMM ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wapres Jusuf Kalla didampingi oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid; Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; dan Rektor UMM Dr. H Fauzan, M.Pd.

Disaat peresmian Festival Kebangsaan II 2019 dan Infrastruktur Baru UMM pada Sabtu (06/04/2019) lalu, Jusuf Kalla berharap dengan tersedianya fasilitas rusunawa diharapkan bisa membantu mahasiswa untuk berlatih tinggal di hunian vertikal.

Baca Juga: Kementerian PUPR Dorong Pemerataan Pembangunan Rusun dan Rusus

“Sesuatu prestasi tidak mungkin dicapai dengan mudah. Tanpa kesulitan tidak mungkin kita berhasil dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Khalawi Abdul Hamid menerangkan, anggaran pembangunan rusunawa yang terletak di Jalan Raya Tlogomas, Kelurahan Landungsari, Malang, Jawa Timur, ini mencapai Rp10,6 miliar.

“Jumlah anggaran untuk pembangunan rusunawa ini sebesar Rp10,6 milyar. Kami membangunnya setinggi 4 lantai dengan kapasitas 50 unit hunian dan dapat menampung sebanyak 196 mahasiswa. Adapun spesifikasi unit, memiliki ukuran 24 meter persegi,” ujar Khalawi.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun Rusun Khusus Peneliti LIPI di Cibinong

Dia berharap, mahasiswa yang tinggal di rusunawa tersebut bisa lebih semangat dalam
belajar. Apalagi menurutnya, biaya sewa hunian vertikal itu lebih murah apabila dibandingkan dengan indekos di luar kampus.

Sebagai informasi tambahan, hingga saat ini Kementerian PUPR telah membangun 46 tower rusunawa di Jawa Timur.

Sebanyak 27 tower dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan dan 19 tower dibuat oleh Satker Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Timur.

“Rusunawa yang telah kami bangun tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa, masyarakat berpenghasilan rendah, ASN, dan santri di Pondok Pesantren,” terangnya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Integrasikan Sistem Perumahan Secara Online

Selain pembangunan rusunawa, Kementerian PUPR juga tengah menyiapkan program perumahan berbasis komunitas di beberapa daerah di Indonesia.

Berdasarkan data yang dimiliki Kementerian, para tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) bekerjasama dengan pengembang dan Bank BTN, membangun 150 unit rumah di Perum PPRG yang berada di Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi.

Sedangkan komunitas masyarakat Guru Tidak Tetap dan Buruh di Kendal bekerjasama dengan Universitas Diponegoro Semarang dan Bank BTN membangun sekitar 63 rumah di Perumahan Curug Sewu Asri di Kecamatan Patean.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda