Kanmuri Kenalkan Genteng Full Flat untuk Hunian Tropis

Kanmuri Full Flat merupakan genteng keramik pertama di Indonesia yang dibuat menggunakan kombinasi teknologi terbaru dari Jepang dan Eropa serta dilapisi oleh glazur.

Kanmuri Full Flat, Genteng Rumah, Megabuild 2019
(Foto: dok. Kanmuri)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kanmuri kembali menghadirkan produk genteng keramik terbaru, yakni seri Full Flatt pada ajang Megabuild Indonesia 2019 di JCC, Senayan, Jakarta. Genteng keramik tipe ini menjadi alternatif pilihan penutup atap bagi pemilik hunian di negara tropis.

Menurut John Chang, General Manager PT Satya Djaya Raya Trading Coy, selaku distributor utama Kanmuri, genteng seri Full Flat dibuat dengan proses pembakaran hingga suhu 1.100 derajat celsius, sehingga cenderung lebih kuat.

“Bahan keramik itu material paling cocok untuk menjadi genteng di daerah tropis, seperti Indonesia. Jenis material itu cenderung lebih kuat dan tahan lama apabila terpapar hujan lebat, paparan matahari dan udara yang lembap,” ujar John Chang ketika ditemui RumahHokie.com, Kamis (14/03/2019).

Baca Juga: Apa Saja yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Genteng Keramik?

Ia menerangkan, Kanmuri Full Flat merupakan genteng keramik pertama di Indonesia yang dibuat menggunakan kombinasi teknologi terbaru dari Jepang dan Eropa serta dilapisi oleh glazur.

Masing-masing profil memiliki range warna yang lengkap, sehingga dapat disesuaikan dengan arsitektur hunian.

“Penambahan lapisan glazur yang menyatu dengan body genteng, membuat genteng akan bertahan lama, tidak akan retak, tidak bocor, warna tidak pudar dan tidak ditumbuhi lumut,” kata John.

Baca Juga: Waspada Saat Musim Hujan, Ini Tips Mengatasi Kebocoran Atap Rumah

Dirinya berujar, bahwa Kanmuri juga memiliki aksesoris lengkap untuk keperluan atap, seperti lapping tile yang berfungsi melindungi area di bawah nok, agar tidak terjadi rembes dan bocor.

John menambahkan, selain mengenalkan genteng Kanmuri Full Flat, produsen material bangunan tersebut juga mengenalkan sistem pemasangan tanpa semen atau cement free.

Pada umumnya, pemasangan genteng menggunakan semen di bagian area karpus nok yang berisiko retak-retak dan mengakibatkan rembes dan bocor pada bagian atap.

Baca Juga: Atap Rumah Ditumbuhi Jamur? Begini 3 Cara Membersihkannya

“Ada kalanya, bekas semen akan tercecer di genteng keramik dan menempel. Ini tentunya merusak estetika atap. Dengan cement free, atap bebas bocor dan bersih tanpa noda serta menghemat waktu pemasangan genteng,” pungkas John.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda