Kebutuhan Hunian di Serpong Tinggi, Proyek Triniti Land Laris Manis

Tingginya kebutuhan tempat tinggal dan mobilitas di wilayah Serpong, terlihat dari tingginya penjualan serangkaian proyek properti yang dibesut oleh Triniti Land.

Kebutuhan Hunian di Serpong Tinggi, Proyek Triniti Land Laris Manis
Salah satu proyek Triniti Land, yakni Collins Boulevard di Serpong, Tangerang. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Tangerang)Serpong telah menjadi kota satelit dan tempat
tinggal idaman bagi kaum urban, selain Jakarta. wilayah tersebut terus tumbuh berkembang untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat sekitar.

Tingginya kebutuhan tempat tinggal dan mobilitas di wilayah Serpong, terlihat dari tingginya penjualan serangkaian proyek properti yang dibesut oleh Triniti Land.

Dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com, Kamis (18/10/2018), Chief Executive Officer (CEO) Triniti Land, Ishak Chandra mengatakan, proyek properti buatannya menuai tren penjualan yang positif.

Baca Juga: Triniti Land Tawarkan Patungan DP Apartemen untuk Generasi Milenial

“Hingga saat ini proyek Brooklyn Apartment dan Yukata Suites telah terjual 90%. Sedangkan apartemen The Smith telah terjual di atas 80% dan penjualan Collins Boulevard telah mencapai 70%,” ujar Ishak Chandra.

Dirinya meyakini, ada tiga faktor yang ia cermati ketika konsumen membeli unit apartemen di proyek-proyek garapan perusahaannya.

Pertama, karakter dan profil para pembeli yang berbeda. Kedua, konsep dan keunikan dari proyek properti yang mereka miliki. Ketiga, dari segi cara pembayaran.

“Karakter dan profil dari pembeli selama tiga tahun terakhir sudah berbeda. Tiga tahun lalu, satu pembeli bisa membeli dua-tiga unit apartemen. Sementara saat ini, pembeli cenderung dari kaum milenial dengan umur antara 24 tahun hingga 37 tahun,” ungkapnya.

Baca Juga: Topping Off Digelar, Serah Terima Unit Yukata Suites Ditargetkan Akhir 2019

Untuk menjaring pasar generasi milenial, Ishak mengatakan cara pembayaran juga disesuaikan dengan kemampuan kaum muda. Misalnya, dengan menghelat program PatunganDP selama 6 bulan.

Dengan program tersebut, pembeli hanya membayar 7,5% uang muka. Sisanya ditanggung pengembang. “Calon pembeli dapat mencicil aang muka (down payment) hanya sekitar  Rp3,5 juta per bulan,” katanya.

Triniti Land Segera Bangun Magnet Perkotaan di Batam
Tak hanya membangun proyek properti di wilayah Serpong, Tangerang. Triniti Land juga memiliki visi untuk membangun proyek strategis di kota lainnya seperti di Medan, Surabaya, Yogyakarta, dan Batam.

Di tahun 2019, mereka akan segera memasarkan proyek properti seluas 20 hektar yang berdekatan dengan Batam Centre Ferry Terminal. “Kami akan segera membangun kawasan mixed-use, seperti mal, apartemen, perkantoran di sana selama 7-8 tahun, dalam tiga fase,” tutur Ishak.

Dengan nilai Gross Development Project (GDP) berkisar Rp5 triliun, mereka akan menggandeng perusahaan lokal untuk mewujudkan rencana membangun kawasan properti di Batam.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda