Kelebihan Batu Bata Ringan dalam Proses Pembangunan Rumah

Batu bata ringan memiliki karakter yang lebih ringan bobotnya serta kuat, apabila dibandingkan dengan batu bata merah, sehingga material bangunan jenis itu memiliki serangkaian kelebihan.

Kelebihan penggunaan batu bata ringan, material bangunan
(Foto: panellantai)

RumahHokie.com (Jakarta) – Seiring dengan kemajuan teknologi, penggunaan material bangunan alternatif semakin marak diaplikasikan pada pembangunan rumah. Salah satu yang menjadi favorit digunakan saat proses pembuatan hunian adalah bahan baku pembuat dinding, yakni batu bata ringan.

Tergolong material fabrikasi, proses pembuatan batu bata ringan diproduksi dengan menggunakan mesin canggih.

Bahan baku batu tersebut terbuat dari beton (semen, pasir kuarsa, dan gipsum) yang dicampur dengan pasta alumunium. Batu bata jenis ini memiliki karakter yang ringan namun kuat, sehingga tahan terhadap goncangan.

Baca Juga: Daftar Harga Material Bangunan Terbaru Bulan Ini

Lantas, apa saja yang menjadi keunggulan dari material bangunan tersebut. Simak penjelasannya berikut ini.

Memiliki kekuatan setara beton
Bata ringan memiliki ketahanan yang sama kuatnya dengan beton. Hal itu dikarenakan bahan bangunan ini terbuat dari campuran bahan yang sama dengan bahan pembuat beton.

Dimensi bata ringan memang tidak jauh berbeda dengan batu bata merah, namun ia memiliki ukuran bobot tiga kali lebih ringan apabila dibandingkan dengan bata merah.

Material insulator yang baik
Bahan bangunan ini dikenal menjadi insulator yang baik. Pori-pori di permukaan bata ringan,
mampu menyerap panas udara dari luar bangunan dan mempertahankan suhu dingin di dalam ruangan.

Baca Juga: Keren! Ada Material Bangunan Masa Depan yang Terbuat dari Jamur

Dengan bentuknya yang solid dan padat, bata ringan juga termasuk material bangunan yang kedap suara, sehingga mampu menghalau kebisingan dari luar untuk masuk ke dalam ruangan.

Proses pemasangannya lebih cepat
Dengan bobotnya yang ringan berdampak pula terhadap proses pemasangan batu bata ringan yang terbilang lebih cepat apabila dibandingkan batu bata merah. Untuk merekatkan
tiap-tiap bata ringan, diperlukan cairan perekat khusus berupa semen instan atau mortar.

Kemudahan dalam proses finishing
Tahap finishing dalam proses pembuatan struktur dinding tergolong hal yang penting pula.
Ketika tahapan finishing, dinding yang tersusun dari bata ringan telah memiliki tekstur permukaan yang halus dan rata.

Baca Juga: Dirancang dengan Material Alami, Wings Bangun Sekolah di Sumba Timur

Dengan begitu, tidak memerlukan perlapisan yang tebal pada permukaannya dan lebih memudahkan dalam proses renovasi rumah. Sedangkan pada aplikasi bata merah, perlu dilapisi dengan plester aci untuk memperhalus permukaannya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda