Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Material Kayu Solid untuk Furnitur

Kayu solid cukup digemari karena dinilai memiliki tingkat keawetan yang tinggi. Oleh karena itu banyak pemilik rumah yang memilih material tersebut untuk digunakan sebagai furnitur.

Furnitur kayu, material kayu solid, kayu jati
Ilustrasi furnitur yang terbuat dari kayu solid. (Foto: The Honey Combers)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kayu merupakan material alami yang paling sering dipakai sebagai bahan dasar furnitur. Bentuknya yang indah dan pengolahannya relatif mudah membuat material kayu sangat digemari, khususnya di Indonesia.

Salah satu jenis kayu yang perlu Anda ketahui adalah solid wood. Jenis material tersebut merupakan kayu yang diolah secara langsung dari jenis pohon tertentu.

Kayu solid cukup digemari karena dinilai memiliki tingkat keawetan yang tinggi. Terdapat berbagai jenis solid wood yang sering digunakan sebagai material furnitur, seperti kayu oak, kayu jati, kayu mahoni, kayu sungkai, kayu pinus dan bambu.

Baca Juga: Tips Membeli Furnitur Bekas yang Perlu Anda Ketahui

Sebelum memutuskan untuk menggunakan furnitur berbahan kayu solid, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya dari material tersebut. Yuk mari disimak!

Kelebihan kayu solid
Kelebihan dari kayu solid terletak pada sisi ketahanannya. Kayu solid dapat bertahan hingga lebih dari 15 tahun, tergantung dari kondisi cuaca dan perawatannya.

Kayu solid juga tahan terhadap air dalam jangka waktu yang relatif lama, asalkan tidak terendam selama berbulan-bulan. Secara arsitektur, kayu solid juga memiliki keindahan warna natural yang menjadi ciri khasnya.

Baca Juga: Terjun ke Bisnis Home Decor, Drew Barrymore Luncurkan Rangkaian Furnitur Cantik

Penggunaan material kayu solid akan memberikan kesan hangat pada ruangan. Selain itu, kayu ini juga relatif mudah dibentuk dan diproses untuk berbagai macam desain yang diinginkan.

Kekurangan kayu solid
Meskipun terkenal daya awetnya yang relatif panjang, jenis solid wood juga memiliki kekurangannya apabila dibanding dengan jenis kayu sintetis.

Dalam perawatannya, jenis material itu juga memiliki hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga furnitur kayu bertahan lebih lama dan menghindari kerusakan.

Baca Juga: Limbah Denim Ini Mampu Jadi Furnitur Marmer yang Cantik, Lho!

Material kayu solid tidak bisa terkena paparan sinar matahari secara langsung dengan suhu yang terlampau tinggi. Selain itu bahan itu juga tidak tahan terhadap kelembapan yang tinggi pula.

Kelembaban yang terlalu tinggi akan mengembangkan kayu hingga retak, sementara suhu yang terlalu rendah akan mengerutkan kayu sehingga memungkinkan tumbuhnya jamur serta serangga perusak lainnya. Selain itu, kayu solid juga kurang tahan terhadap api atau mudah terbakar.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda