KemenPUPR Serahkan Pengelolaan Rusun Pasar Rumput ke Pemprov DKI Jakarta

Pembangunan Rusun Pasar Rumput dirancang dengan konsep mixed-used development atau campuran, antara kios pasar dan hunian vertikal.

Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Kementerian PUPR
Sejumlah pedagang telah menghuni kios di Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan. (Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyerahkan pengelolaan sementara rumah susun (Rusun) Pasar Rumput ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami telah berkoordinasi dan melakukan serah-terima pengelolaan Rusun Pasar Rumput. Saya harap Pemprov DKI Jakarta juga bisa segera mempercepat proses penghuniannya,”  ujar Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, seperti dilansir dari siaran pers, Selasa (10/02/2020).

Hingga kini, Khalawi mengatakan proses pembangunan Rusun Pasar Rumput telah selesai. Sejumlah pedagang pun telah menempati kios-kios yang ada, namun untuk penghunian unit Rusun nantinya akan dikelola Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga: KemenPUPR Rilis Aplikasi E–BSPS untuk Mudahkan Pemantauan Bedah Rumah

Dirinya berharap Rusun tersebut bisa bermanfaat untuk penyediaan hunian layak bagi masyarakat di Jakarta serta mendukung penataan dan normalisasi Sungai Ciliwung.

Adapun konsep pembangunan Rusun Pasar Rumput yang berlokasi di Manggarai, Jakarta, dirancang mixed-used atau campuran, antara kios pasar dan hunian vertikal.

Menurut Khalawi, adanya integrasi sarana transportasi dengan hunian berupa fasilitas Halte Transjakarta di depan Rusun Pasar Rumput, tentunya akan mempermudah masyarakat dalam mobilitas sehari-hari.

Baca Juga: Menteri PUPR Resmikan Rusunawa Santri di Yogyakarta

Selain lokasinya yang strategis, dirinya berharap bangunan ini juga dapat mendorong generasi milenial untuk tinggal di hunian vertikal.

“Pembangunan Rusun ini kami laksanakan juga sebagai cara untuk mendorong Pemda DKI Jakarta untuk membangun hal yang sama di pasar tradisional lainnya,” kata dia.

Berdasarkan data yang ada, serah-terima pengelolaan Rusun Pasar Rumput tersebut dilaksanakan sejak 20 September 2019 lalu antara Kepala Satuan Kerja Pengembangan
Perumahan Kementerian PUPR, Bisma Staniarto dengan Kepala Badan Pengelola Aset Daerah Pemprov DKI Jakarta, Pujiono.

Baca Juga: Rampung di 2020, Rusunawa Paspampres Dilengkapi Area Parkir Panser

Sebagai informasi tambahan, Rusun Pasar Rumput yang merangkum tiga tower dengan masing-masing menara setinggi 25 lantai ini, dibangun dengan total anggaran mencapai Rp961,4 miliar.

Rusun ini memiliki sejumlah fasilitas umum. Diantaranya, pasar di lantai 1 dan lantai 2, dengan total luas 12.433 meter persegi. Jumlah kios basah dan kering mencapai 1.314 unit. Sedangkan di lantai 3 tersedia fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan luas 6.302 meter persegi.

Guna mendukung adanya kegiatan jual beli dan menjaga kenyamanan pengunjung, pihak Kementerian PUPR juga telah menyediakan lahan parkir seluas 7.321 meter persegi

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda