Kementerian PUPR Akan Bangun Rumah untuk Eks Warga Timor Timur di NTT

Program perumahan, khususnya Program Sejuta Rumah, harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh wilayah Indonesia termasuk di NTT.

program-bedah-rumah-kementerian-pupr-2019-rumahhokie-dok
Rumah hasil perbaikan Program Bedah Rumah Kementerian PUPR. (Foto: Dok. KemenPUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menyatakan akan membangun rumah untuk eks warga Timor Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, Pemerintah juga akan membantu masyarakat di NTT agar dapat memiliki rumah yang layak huni melalui program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Baca Juga: Aturan Baru Rumah Subsidi Dirilis, PUPR Optimistis Program Sejuta Rumah Capai Target

“Kami akan segera membangun rumah untuk warga Eks Timor Timur dan masyarakat yang ada di sekitar tempat pengungsian di Provinsi NTT,” jelas Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com.

Menurut Khalawi, program perumahan, khususnya Program Sejuta Rumah, harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh wilayah Indonesia termasuk di NTT.

Baca Juga: Kementerian PUPR Siapkan Tiga Desain Rusun untuk Generasi Milenial

Di samping itu, peran serta Pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan seperti pengembang perumahan, perbankan, masyarakat dan sektor swasta juga harus lebih ditingkatkan.

Program Sejuta Rumah dan berbagai program perumahan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh WNI termasuk warga eks Timor Timur. Apalagi masih banyak juga masyarakat di NTT yang belum memiliki rumah yang layak huni,” terang Khalawi.

Baca Juga: Ini Penampakan Rumah Baru Sprinter Lalu Muhammad Zohri

Dia menerangkan, rencana pembangunan rumah untuk eks warga Timor Timor tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan dari Menteri PUPR dan merupakan hasil dari kunjungan selama mendampingi kunjungan kerja Presiden ke NTT beberapa waktu lalu.

Pembangunan rumah tidak hanya dilakukan untuk eks warga Timor Timur, tapi juga untuk warga NTT yang tinggal di sekitar lokasi pengungsian.

“Rumah yang kami bangun bukan hanya untuk eks warga Timor Timur, tetapi juga untuk penduduk asli di sekitar penampungan. Jadi dua–duanya akan mendapat bantuan perumahan,” jelas Khalawi.

Baca Juga: 2019, Program Perumahan Rakyat Dapat Kucuran Dana Rp7,82 Triliun

Bantuan yang akan diberikan, imbuhnya, nantinya akan dialokasikan melalui Program BSPS atau bedah rumah.

“Rumah yang akan kami bangun nantinya dilaksanakan melalui Program BSPS atau bedah rumah yakni bantuan pembangunan rumah baru. Kami akan segera melakukan survei ke lapangan dan berkoordinasi dengan Pemda NTT untuk mengetahui  berapa kebutuhan rumahnya,” pungkas Khalawi.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda