Kementerian PUPR Dorong Milenial Punya Rumah Layak Huni

Pertumbuhan populasi generasi milenial yang terus bergerak naik, beriringan dengan meningkatnya kebutuhan akan rumah yang layak huni dan terjangkau.

Indonesia Housing Forum 2019, Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, generasi milenial, rumah, apartemen, hunian untuk milenial
(Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan terus mendorong para generasi milenial untuk dapat memiliki rumah yang layak huni.

Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR mengungkapkan, salah satu permasalahan yang akan dihadapi generasi milenial di masa mendatang adalah tantangan dalam mendapatkan rumah.

Menurutnya, kenaikan harga rumah tentu akan memengaruhi daya jangkau serta hambatan bagi kaum yang dikenal pula sebagai generasi langgas itu dalam memperoleh subsidi di sektor perumahan.

Baca Juga: Kementerian PUPR Siapkan Tiga Desain Rusun untuk Generasi Milenial

“Pemerintah saat ini sedang mengupayakan penyediaan perumahan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk para generasi milenial melalui Program Sejuta Rumah (PSR),” ujar Khalawi dalam Indonesia Housing Forum, Rabu (19/06/2019), di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Ia mengatakan pertumbuhan populasi generasi tersebut yang terus bergerak naik, akan beriringan dengan meningkatnya kebutuhan rumah layak huni dan terjangkau.

Diperkirakan pada tahun 2019 ini sebanyak 81 juta milenial di Tanah Air menjadi potensi bagi pasar perumahan.

Baca Juga: Infografis: Regulasi Baru Harga Rumah Subsidi 2019 – 2020

Jangkauan Program Sejuta Rumah, kedepannya juga harus mampu mengadaptasi dengan kebutuhan generasi muda dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia.

Terkait dengan data capaian Program Sejuta Rumah, data dari Kementerian PUPR memaparkan pembangunan hunian sejak tahun 2015 hingga 2018 telah mencapai sebanyak 3.542.318 unit rumah.

Sedangkan untuk tahun 2019 ini, Pemerintah menargetkan pembangunan rumah untuk masyarakat akan menembus 1.250.000 unit.

“Saya berharap generasi milenial dapat memberikan masukan atas inovasi kebijakan, terutama terkait skema penyediaan perumahan untuk MBR dan kaum muda,” tuturnya.

Baca Juga: Tips Membeli Rumah Pertama untuk Generasi Milenial

Khalawi juga mengharapkan pihak Perbankan, terutama Bank Tabungan Negara (BTN) juga dapat terus menunjukkan kiprah yang semakin positif dalam rangka membantu pemerintah untuk pembangunan rumah.

Pada kesempatan yang sama, Maryono, Direktur Utama Bank BTN, menerangkan bahwa angka backlog saat ini mencapai 11,4 juta rumah yang menunggu untuk segera diselesaikan.

“Di Indonesia itu rasio yang punya rumah masih rendah. Kontribusi KPR terhadap PDB di Indonesia hanya 2,9%. Sedangkan di sisi lain, harga tanah semakin naik dan ketersediaannya terbatas. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada generasi milenial harus punya rumah sedini mungkin,” pungkasnya.

 

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda