Kementerian PUPR Genjot Capaian Program Bedah Rumah di Daerah

Pada tahun 2020 mendatang, Kementerian PUPR mengalokasikan dana Rp4,358 triliun, untuk melakukan bedah rumah terhadap 181.365 unit hunian tidak layak di seluruh Indonesia.

program bedah rumah. program bantuan BSPS, Kementerian PUPR
penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. (Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Bandar Lampung) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Indonesia.

Salah satunya melalui penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang kini menjadi salah satu andalan untuk meningkatkan kualitas RTLH masyarakat di daerah.

“Kami akan terus mendorong program bedah rumah untuk masyarakat di seluruh daerah. Masih banyak hunian tidak layak huni tersebar di daerah di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pasca-Gempa, Kementerian PUPR Lakukan Bedah Rumah di Ambon

Berdasarkan data Kementerian PUPR, Khalawi mengatakan rumah tidak layak huni di Indonesia berjumlah 3,4 juta unit.

Pada tahun 2020 mendatang, dia berujar pihaknya akan mengalokasikan dana senilai Rp4,358 triliun, untuk melakukan bedah rumah terhadap 181.365 unit hunian tidak layak di seluruh Indonesia.

“Program BSPS nampaknya jadi primadona, karena banyak Pemda yang ingin program ini dilaksanakan di daerahnya. Maka, kami menargetkan perbaikan rumah tidak layak huni kurang lebih 200.000 unit tiap tahun,” terangnya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan Rusunawa Sekolah Guru di Papua Barat

Meskipun targetnya cukup banyak, kata Khalawi, Kementerian PUPR berupaya melakukan pemerataan penyaluran bantuan sekitar 500 unit rumah per kabupaten/ kota.

Berdasarkan data yang ada di Ditjen Penyediaan Perumahan, capaian program BSPS dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2015, Kementerian PUPR berhasil meningkatkan kualitas RTLH sebanyak 61.489 unit rumah. Sedangkan tahun 2018 jumlahnya meningkat menjadi 195.305 unit dan tahun 2019 sekitar 198.500 unit rumah.

Baca Juga: Susun Perda Perumahan, Kementerian PUPR Siap Dampingi Pemda

Terkait dengan bantuan yang disalurkan, Khalawi mengatakan masyarakat penerima program Bedah Rumah akan mendapatkan pendampingan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sedangkan penyaluran BSPS akan disampaikan kepada masyarakat dalam bentuk bahan bangunan dan dananya disalurkan melalui bank penyalur dana BSPS.

“Besarab biaya untuk Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya di Daerah Provinsi mendapatkan dana bantuan Rp 17,5 juta. Sedangkan untuk Peningatan Kualitas Rumah Swadaya di Pulau-pulau kecil dan Pegunungan senilai Rp 35 juta. Selain itu, ada juga penyaluran bantuan untuk Pembangunan Baru Rumah Swadaya senilai Rp 35 juta,” tandasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda