Kementerian PUPR Integrasikan Sistem Perumahan Secara Online

Untuk mendukung era revoluasi industri 4.0 di sektor penyediaan perumahan khususnya pada capaian Program Sejuta Rumah bagi seluruh masyarakat, Kementerian PUPR memiliki sejumlah layanan berbasis online.

Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, Sistem Perumahan Online
(Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Guna memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai program terkait perumahan di Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merancang integrasi sistem perumahan berbasis online.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung era revoluasi industri 4.0 di sektor penyediaan perumahan khususnya pada capaian Program Sejuta Rumah bagi seluruh masyarakat.

“Kami siap memasuki era revolusi industry 4.0. Oleh karena itu, kami telah merancang sistem terintegrasi berbasis online untuk implementasi strategi perumahan di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Senin (04/03/2019) lalu.

Baca Juga: Kementerian PUPR Gunakan Dua Skema untuk Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas

Ia menjelaskan fasilitas aplikasi berbasis online tersebut diwujudkan dalam enam bidang pelayanan serta sistem informasi dan komunikasi yang dimiliki oleh Ditjen Penyediaan Perumahan.

Aplikasi pertama, yakni sistem informasi online Sienabler yang berlaku di lingkungan Kementerian PUPR. Layanan ini mencangkup fasilitas E-LHKPN, E-Presensi dan lain sebagainya.

Aplikasi kedua, mereka mengembangkan Sibaru. Layanan tersebut merupakan sistem informasi penjaringan usulan program bantuan perumahan berbasis online.

Layanan online ketiga, yakni Sirusun. Program aplikasi itu merupakan sistem pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data berbasis online proses bantuan pembangunan rumah susun (rusun).

Baca Juga: KemenPUPR Serahkan Aset Negara Bidang Perumahan Senilai Rp1 Triliun

Sistem aplikasi online ke empat yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR adalah Siprus. Fitur itu merupakan sistem informasi penyelenggaraan program rumah khusus mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, serah terima hingga monev.

Untuk penanganan rumah swadaya, mereka memiliki E-RTLH, yakni pengelola data RTLH berbasis online. Sistem aplikasi ke enam yang dimiliki Kementerian PUPR adalah PSU Online. Fasilitas itu merupakan sistem informasi pengajuan usulan bantuan PSU Perumahan secara elektronik.

Khalawi mengatakan, semua sistem terintegasi itu merupakan langkah kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan bidang perumahan mulai dari institusi pemerintahan, asosiasi hingga pelaku industri perumahan hingga unsur akademisi.

Baca Juga: KemenPUPR Tingkatkan Dana Bantuan Program Bedah Rumah untuk Masyarakat

Dengan sistem berbasis online ini, diharapkan juga dapat menarik minat para generasi milenial untuk mengakses berbagai program serta kebijakan pemerintah khususnya terkait Program Sejuta Rumah.

“Lonjakan informasi dan komunikasi di era milenial saat ini sangat cepat dan hal inilah yang dibutuhkan oleh para generasi milenial. Mereka bisa mengakses informasi dari mana saja melalui media online, untuk itu kami harus mempersiapkan dengan baik,” pungkasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda