Kementerian PUPR: Program Sejuta Rumah Dilirik Investor Asing

Program Sejuta Rumah dinilai para investor asing sangat positif. Hal itu dikarenakan kebutuhan rumah untuk masyarakat di Indonesia masih cukup tinggi.

Program Sejuta Rumah, Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, investor asing
Beberapa investor asing yang menyatakan minatnya untuk berinvestasi pada Program Sejuta Rumah.(Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Sejumlah investor asing mulai tertarik untuk berinvestasi dalam Program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia.

Dengan kehadiran investor pada program perumahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR tersebut, diharapkan mampu mendorong terwujudnya hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sudah banyak investor asing yang datang kepada saya untuk berinvestasi di sektor properti, khususnya pembangunan rumah untuk MBR,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, disela-sela acara FIABCI – Asia Pasific Regional Congress (APREC) 2019, Jum’at (13/09/2019) lalu.

Baca Juga: Perlu Adanya Inovasi Dalam Pelaksanaan Program Sejuta Rumah

Menurut Khalawi, adanya Program Sejuta Rumah dinilai para investor sangat positif. Hal itu dikarenakan kebutuhan rumah untuk masyarakat di Indonesia masih cukup tinggi.

Beberapa investor asing yang menyatakan minatnya untuk berinvestasi berasal dari Korea, China dan sejumlah negara lainnya.

Meskipun demikian, Khalawi berharap adanya investor asing yang mulai melirik bisnis properti jangan dianggap sebagai ancaman bagi pengembang perumahan di dalam negeri.

“Investor dari Korea, China dan sejumlah negara lainnya sangat berminat sekali untuk membangun rumah untuk MBR. Mereka tertarik dengan program pemerintah Indonesia yang mendorong pembangunan rumah untuk masyarakatnya,” terangnya.

Baca Juga: Sasar Generasi Milenial, Kementerian PUPR Helat Pameran Perumahan Rakyat

Guna mengundang masuknya investasi di sektor properti, Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pemerintah juga terus berupaya mempermudah perizinan.

Adanya PP Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan untuk MBR, dinilai akan mampu mendorong capaian Program Sejuta Rumah di Indonesia.

Dia menambahkan, pemerintah juga tetap merasa optimistis target program perumahan tersebut bisa mencapai angka 1,25 juta, seperti yang telah ditetapkan sebelumnya.

Apalagi saat ini pengembang di Indonesia seperti Real estat Indonesia (REI) juga aktif dalam menggandeng kerjasama dengan pihak luar.

Baca Juga: Dukung Program Sejuta Rumah, Bank BTN Siap Bermitra dengan BP Tapera

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Umum REI, Soelaeman Soemawinata, menyatakan, pihaknya siap mendukung pemerintah dalam pelaksanaan Program Sejuta Rumah.

Saat ini, menurut dia kebutuhan rumah yang cukup banyak di Tanah Air merupakan pasar yang potensial untuk para pengembang.

“Kami tidak melihat adanya investor asing yang ingin masuk berinvestasi di sektor perumahan bukan menjadi ancaman. Sebab, mau tidak mau mereka harus mempelajari
dan membuat perencanaan yang matang,” ujar Soelaeman.

Dia mengatakan, REI siap berkoordinasi dengan para investor tersebut, demi terwujudnya target pembangunan dari Program Sejuta Rumah yang lebih baik lagi.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda