Kementerian PUPR Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Bali

Kegiatan bedah rumah merupakan bantuan sosial dari pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), agar memiliki rumah yang layak huni.

Kementerian PUPR, Program Bedah Rumah, Pulau Bali
(Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Karangasem) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk 3.000 unit di Pulau Bali.

Kegiatan bedah rumah merupakan bantuan sosial dari pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), agar memiliki rumah yang layak huni.

Penyerahan bantuan bedah rumah itu dilakukan oleh Direktur Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Jhony Sofyan Fajar Subrata kepada Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa di Balai Desa Bugbug, pada Selasa (25/06/2019) lalu.

Baca Juga: Kementerian PUPR Dorong Milenial Punya Rumah Layak Huni

“Tahun 2019 ini di Pulau Bali mendapat program BSPS untuk 3.000 unit dari Kementerian PUPR,” ujar Jhony seperti dilansir dari siaran pers.

Dia menjelaskan, bantuan bedah rumah tersebut tersebar di tujuh kabupaten di Bali. Salah satunya lokasi penerima BSPS adalah Kabupaten Karangasem yang mendapat alokasi bantuan untuk 288 unit rumah.

Penyaluran bantuan program bedah rumah tersebut dilaksanakan di empat Kecamatan dan tujuh Desa. Diantaranya, Desa Pertima, Desa Bugbug, Desa Dukuh, Desa Antiga, Desa Gegelang, Desa Pempatan dan Desa Nongan.

Baca Juga: Anggarkan Rp7,57 Triliun, Kementerian PUPR Bangun 215.503 Unit Rumah

Program BSPS di wilayah itu, imbuh Jhony, dilaksanakan oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Bali.

“Tujuan utama program BSPS adalah untuk menyediakan rumah yang semula tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni. Setiap unit rumah yang di bedah di Karangasem akan
mendapatkan alokasi untuk peningkatan kualitas rumah sebesar Rp17,5 juta,” jelasnya.

Menurutnya, rumah yang layak huni harus memenuhi persyaratan berupa keselamatan bangunan, kesehatan penghuni dan kecukupan minimum luas bangunan.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun Rusun ASN di Pasar Jumat Senilai Rp181 Miliar

“Kami ingin mendorong prakarsa dan upaya masyarakat dengan menumbuhkembangkan keswadayaan penerima bantuan, karena salah satu prinsip BSPS adalah masyarakat sebagai pelaku utama,” kata Jhony Sofyan Fajar Subrata.

Sementara itu, Wabup Artha Dipa dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada  Kementerian PUPR atas perhatian dan bantuannya untuk bedah rumah di Kabupaten Karangasem.

“Kami berharap masyarakat penerima bantuan diharapkan bisa menjalankan dan melaksanakan program ini sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda