Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Empat Rusun di Kalimantan Barat

Kementerian PUPR membangun Rusun yang diperuntukkan bagi para siswa, mahasiswa dan santri yang berada di Kalimantan Barat.

Rusun di Basuki Hadimuljono, Sintang, Kalimantan Barat
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, meresmikan empat Rusun di Sintang, Kalimantan Barat. (Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Kalimantan Barat) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meresmikan empat rumah susun (Rusun) di Sintang, Kalimantan Barat.

Rusun yang diresmikan di Kalimantan Barat terdiri dari Seminari Menengah ST. Yohanes Maria Vanney Keuskupan; Rusun Yayasan Kabar Senang; Rusun Ponpes Agropolitan Nurul Ma’arif; dan Rusun Ade Moch Joen

Peresmian ke-empat Rusun tersebut ditandai dengan Penandatanganan prasasti dan Pengguntingan pita oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, yang didampingi oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan; Direktur Jenderal Bina Marga, Ketua Komisi V DPR RI; Bupati Sintang; Wakil Bupati Sintang; dan Uskup Sintang Samuel Oton Sidin.

Baca Juga: Kementerian PUPR Imbau Developer Patuhi Syarat Pengembangan Perumahan

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam kata sambutannya mengatakan pembangunan infrastruktur selalu menjadi prioritas, termasuk dalam bidang perumahan.

“Kami membangun Rusun yang diperuntukkan bagi para siswa, mahasiswa dan santri dalam rangka melaksanakan Visi Presiden untuk membangun SDM Unggul menuju Indonesia Maju,” tutur Basuki.

Lebih lanjut, dia memaparkan di Kabupaten Sintang pada tahun 2019, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan dua Rusun.

Baca Juga: Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Ini Strategi Kementerian PUPR di Bidang Perumahan

Pertama, Rusun Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp13 miliar. Dan kedua, Rusun STT Imanuel Sintang dengan anggaran sebesar Rp12,9 miliar.

“Kedua rusun masing-masing terdiri dari 2 lantai yang merangkum 42 unit hunian tipe 24. Rusun itu dapat menampung sebanyak total 324 siswa,” jelasnya.

Selain itu, Basuki mengatakan pada tahun 2018 lalu pihaknya juga telah menyelesaikan pembangunan Rusun Rumah Sakit Ade Moch. Djoen yang diperuntukkan bagi ASN tenaga medis rumah sakit dan keluarga pasien rawat inap.

Baca Juga: 25 Rusus Nelayan di Kayong Utara Selesai Dibangun Kementerian PUPR

Rusun RS Ade Moch yang dibangung dengan dana sebesar Rp13,5 miliar terdiri dari 3 lantai dengan jumlah 42 unit hunian tipe 36.

Sebelumnya, pada Tahun 2017 juga telah diselesaikan pembangunan Rusun Pondok Pesantren Nurul Ma’arif yang kini telah dihuni para santriwati. Rusun tersebut terdiri dari 3 lantai dengan jumlah 12 unit Tipe Barak, dengan anggaran sebesar Rp10,2 miliar.

“Keempat rusun tersebut telah dilengkapi listrik, jaringan air bersih dan jalan lingkungan, serta furniture seperti tempat tidur, lemari, dan meja kursi, sehingga dapat langsung ditempati,” pungkas Basuki.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda