Kementerian PUPR Terus Pantau Pembangunan Rumah di Daerah

Berdasarkan data Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, hingga akhir Agustus 2018, jumlah pembangunan rumah sudah mencapai angka 582.638 unit.

Kementerian PUPR Terus Pantau Pembangunan Rumah di Daerah
(Foto : Dok. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus memantau pembangunan rumah untuk masyarakat di daerah, guna mendukung pendataan Program Satu Juta Rumah.

“Kami akan terus memantau progress Program Satu Juta Rumah yang ada di daerah. Kami memiliki SNVT Penyediaan Perumahan yang ada di setiap provinsi di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Jakarta, Jum’at (31/8/2018).

Pemantauan tersebut akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Non Vertikal tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan yang ada di setiap provinsi di Indonesia.

Baca Juga : KemenPUPR: Pemda Minati Program Bedah Rumah dan Rusun

Khalawi juga meminta agar Kepala SNVT PP maupun PPK yang bertanggung jawab atas pembangunan rumah dapat terjun langsung ke lapangan.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk monitoring yang dilaksanakan oleh pihaknya adalah memantau melalui e-monitoring. Dalam hal ini, SNVT PP di daerah melaporkan progres fisik dan keuangan dengan menginput data e-monitoring tersebut.

“Kami juga minta mereka (SNVT PP) untuk bisa mempersiapkan tender lelang dini yang akan dilaksanakan bulan depan. Dengan demikian, pembangunan rumah bisa dilaksanakan sejak awal tahun,” terangnya.

Sebagai informasi, jumlah kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan di Indonesia dibagi menjadi empat jenis.

Pertama, backlog perumahan dari sisi penghunian, jumlahnya mencapai sekitar 7,6 juta. Kedua, dari sisi kepemilikan, jumlah backlog cukup besar hingga 11,4 juta unit.

Ketiga, jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia tercatat 3,4 juta unit. Serta, yang
ke empat adalah dari jumlah luasan Kawasan kumuh.

Baca Juga : KemenPUPR Ajak Masyarakat untuk Menghuni Rusunawa

“Masih ada waktu 4,5 bulan lagi. Pembangunan rumah kami taget selesai sekitar bulan
Oktober dan November. Kami optimistis tahun 2018 ini jumlah pembangunan rumah di Indonesia bisa tembus satu juta,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, jumlah capaian Program Satu Juta rumah pada tahun 2015 telah mencapai 699.770 unit rumah.

Sedangkan tahun 2016, meningkat menjadi 805.169 unit. Pada tahun 2017 lalu capaian pembangunan program tersebut kembali meningkat menjadi 904.758 unit. Hingga tanggal 20 Agustus 2018 jumlah pembangunan rumah sudah mencapai angka 582.638 unit.

Ia menambahkan, capaian kinerja Program Satu Juta Rumah dari tahun ke tahun terus meningkat. “Ini wujud nyata bahwa negara benar-benar hadir untuk menyediakan rumah bagi masyarakatnya,” pungkas Khalawi.

 

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda