Kementerian PUPR Tetapkan Empat Kriteria Baru Rumah Layak Huni

Kementerian PUPR ke depan juga akan menghadapi tantangan lain dalam penyediaan perumahan untuk generasi milenial yang saat ini jumlahnya berkisar 81 juta jiwa.

rumah-layak-huni-subsidi-bedah-rumah-kementerian-pupr-rumahhokie-dok
Rumah layak huni (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Tangerang) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menyatakan setidaknya ada empat kriteria sebuah rumah dikatakan menjadi rumah yang layak huni. Ke empat kriteria tersebut adalah struktur kontruksi yang kuat, luas bangunan, sanitasi yang baik, serta tersedianya jaringan air bersih di rumah tersebut.

Baca Juga: Inilah Strategi Program Perumahan Kementerian PUPR Lima Tahun ke Depan

“Dulu rumah dikatakan layak huni jika memenuhi satu faktor saja. Sedangkan saat ini berdasarkan Suistainable Development Goals (SDGs) ada empat faktor atau kriteria dan semuanya harus terpenuhi yakni mulai dari strukturnya, luasannya, sanitasinya juga air bersih nya,” jelas Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat membuka Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Pemukiman/Air Minum dan Sanitasi Nasional di Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Lanjutkan Program Sejuta Rumah, Kementerian PUPR Siapkan Strategi Khusus

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Perencanaan Penyediaan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR tersebut merupakan sinergi dari beberapa kementerian diantaranya Kementerian PUPR, Kementerian PPN/BAPPENAS dan Kementerian Dalam Negeri guna mewujudkan pembangunan kawasan permukiman dan perumahan yang layak dan merata bagi masyarakat.

Penyediaan Rumah Generasi Milenial
Khalawi Abdul Hamid menambahkan, Kementerian PUPR ke depan juga akan menghadapi tantangan lain dalam penyediaan perumahan untuk generasi milenial yang saat ini jumlahnya berkisar 81 juta jiwa atau sekitar 30% dari jumlah penduduk Indonesia.

“Pertumbuhan populasi generasi milenial ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan perumahan yang layak huni dan terjangkau di masa mendatang,” tandasnya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Tetap Lanjutkan Program Sejuta Rumah di 2020

Lebih lanjut, Khalawi menerangkan, Kementerian PUPR, juga akan melaksanakan sejumlah strategi dalam program penyediaan perumahan. Strategi pertama adalah peningkatan penyediaan perumahan yang sesuai dengan tata ruang dan terpadu dengan layanan dasar-dasar permukiman serta dilengkapi oleh fasilitas yang memadai sehingga menjadi kawasan permukiman yang nyaman. Kedua, pengembangan sistem perumahan publik berbasis rumah susun.

Sementara itu, strategi ketiga berupa peremajaan kota secara inklusif dan konsolidasi tanah dalam rangka mewujudkan kota tanpa permukiman kumuh. Dan strategi yang keempat adalah pemanfaatan tanah milik negara untuk mendukung penyediaan perumahan bagi masyarakat.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda