Kementrian PUPR Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalur Mudik

Guna memberikan rasa nyaman saat perjalanan mudik, sejumlah ruas tol menjadi perhatian khusus. Kementrian PUPR juga memastikan kesiapan akses tol trans Sumatera.

Basuki: Ruas tol yang fungsional yakni dari Semarang hingga Surabaya sepanjang 245 Km dan 4 ruas tol di Sumatera sepanjang 65 Km.

RumahHokie.com (Jakarta) – Sambut libur lebaran, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membenahi sejumlah arus transportasi sepanjang jalur mudik.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, kesiapan infrastruktur jalan tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya, terutama dalam melayani arus mudik lebaran tahun 2017.

Menurutnya, jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) diprediksi masih menjadi primadona pemudik, baik melalui jalan tol maupun jalan nasional. Kami juga telah menyiapkan Jalur utama pemudik lainnya yakni jalan nasional baik di Selatan Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi yang dalam kondisi mantap saat H-10 sebelum lebaran.

Baca juga: PUPR Prioritaskan Pembangunan Nasional 2015-2019

Untuk menghindari terjadinya peristiwa kemacetan di Brebes Timur, pihaknya juga menambahkan ruas jalan tol fungsional yang dapat dilalui pemudik dari Brebes Timur hingga Weleri sepanjang 110 Km.

Ruas tol lainnya yang fungsional yakni dari Semarang hingga Surabaya sepanjang 245 Km dan 4 ruas tol di Sumatera sepanjang 65 Km.

“Dengan berfungsinya tol dari Brebes Timur sampai Weleri, para pemudik sudah melewati beberapa kota yang selama ini menjadi simpul kemacetan seperti Brebes, Tegal, dan Pekalongan termasuk beberapa perlintasan kereta api,” tutur Basuki Hadimuljono.

Jalan tol yang fungsional dari Brebes Timur-Weleri kondisinya menggunakan perkerasan beton tipis (lean concrete) yang bisa dilalui dengan kecepatan 40-60 Km/jam.

Sepanjang ruas tol tersebut akan ada delapan exit tol sementara seperti, Ujung Rusi, Karang Jati dan Warureja di Tegal, Sewaka dan Beji di Pemalang, Bojong di Pekalongan, Kandeman di Batang serta pintu keluar tol Gringsing di Kendal atau Weleri.

“Kondisi jalan akses tol menjadi perhatian, agar seluruhnya dipastikan dalam kondisi layak dan baik. Kami juga sudah memerintahkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII untuk melakukan perbaikan yang bersifat darurat, agar perjalanan pemudik menjadi lebih nyaman,” ujar Basuki.

Pastikan Kesiapan Infrastruktur
“Minggu depan, saya akan kembali meninjau kesiapan akhir jalan tol, terutama jalur keluar tol menuju jalan. Tidak semua dalam  kondisinya rusak untuk kesiapan mudik, ” kupasnya.

Untuk jalur selatan, pihaknya juga sudah melakukan persiapan seperti dari Cilacap hingga Yogyakarta. Demikian halnya jalur dari Prupuk hingga Purwokerto dan Banyuputih-Parakan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Herry Trisapura Zuna mengatakan, jalan tol yang akan difungsikan dari Semarang sampai Surabaya, yakni ruas Salatiga – Kartasuro, Widodaren – Klitik (Ngawi), Gunungan  (Magetan) – Sawahan (Nganjuk), Kedungjati (Grobogan) – Purworejo, Wilangan (Nganjuk) – Kertosono.

Sementara untuk 65 kilometer (km) Jalan Tol Trans Sumatera yang difungsikan yakni Tol Balaheuni – Terbangggi Besar pada segmen Lematang-Kotabaru (5km).

Sedangkan akses Palembang – Indralaya yakni ruas Palembang – Pamulutan (7km), Medan-Binjai yakni Helvetia-Binjai (10km) dan Medan-Kualanamu yakni Pabarakan-Kualanamu (7km) dan Pabarakan-Sei. Rampah (36 km).

Untuk Jalan Lintas Timur Sumatera sebagai jalur utama mudik, menurut Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, secara umum sudah siap, hanya beberapa titik tengah dilakukan penambalan lubang, perbaikan drainase dan bahu jalan.

“Targetnya H-10 semua pekerjaan sudah selesai,” jelasnya Arie Setiadi saat memantau langsung kondisi jalan dari Medan-Pekanbaru-Jambi, akhir pekan lalu.

Dedy Mulyadi
dedy.mulyadi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda