Keren, Fasad Bangunan Microlibrary di Bandung Tersusun dari Ember Es Krim

Mengadopsi konsep ramah lingkungan, bagian fasad perpusatakaan di daerah Bandung ini tersusun dari ribuan ember bekas es krim.

Dengan ukuran 160 meter persegi, perpustakaan ini menawarkan kenyamanan saat membaca dan juga belajar ketika berada di dalamnya. (Foto: www.businessinsider.com)

RumahHokie.com (Bandung) – Hadir sebagai projek percontohan pertama di Indonesia sebagai fasilitas bacaan kecil untuk masyarakat, microlibrary karya SHAU Architect mengadopsi konsep-konsep ramah lingkungan.

Hal tersebut bisa terlihat pada bagian fasad bangunan menggunakan material upcycling dari ribuan ember es krim berwarna putih. Dengan digunakannya material ember es krim tersebut, berdampak pada interior bangunan yang diterangi oleh cahaya alami dari pancaran sinar matahari, sehingga membuat kegiatan membaca menjadi lebih nyaman.

Diresmikan pada tahun 2015, fasad perpustakaan umum seluas 160 meter persegi ini tersusun dari ribuan ember es krim. Menariknya, bagian fasad itu membentuk pola binary code yang apabila diterjemahkan memunculkan tulisan “Buku Adalah Jendela Dunia”.

Baca Juga: Konsep Kontemporer Eco Living Ala Aviary Hotel Di Bintaro

Pembangunan microlibrary yang terletak di Jalan Taman Bima, Bandung, di dasari oleh misi menghidupkan kembali ketertarikan masyarakat dalam membaca buku. Mengingat tingkat buta huruf dan angka putus sekolah di Indonesia masih tinggi.

Tempat ini disediakan untuk mendukung kegiatan membaca dan juga belajar serta kegiatan sosial lainya. Dengan konsep rancangan yang mengacu pada nilai-nilai ramah lingkungan serta misi mulia yang menjadi dasar pembangunannya, perpustakaan ini mendapatkan penghargaan internasional pada tahun awal tahun 2017.

Dikutip dari laman goodnewsfromindonesia.id, microlibrary Taman Bima berhasil memenangkan penghargaan A+ Awards untuk kategori Arsitektur Komunitas dalam public vote dan jury award di Architizer.

Baca Juga: Ingin Interior Hunian Tampil Unik, Yuk Gunakan Produk Furnitur Upcyling!

Perpustakaan umum ini merupakan prototipe pertama dari serangkaian perpustakaan kecil yang akan dibangun di Indonesia dalam lokasi yang berbeda-beda.

Rancangan arsitektur microlibrary Taman Bima merujuk adalah membebaskan tanah untuk berbagai fungsi, sementara bangunan perpustakaan ditinggikan di lantai dua. Area tangga dirancang sedemikian rupa, sehingga memungkinkan masyarakat untuk duduk-duduk bersantai sambil membaca.

Microlibrary ini memiliki koleksi buku pengetahuan umum, buku anak-anak, mainan tradisional, alat peraga PAUD, serta beragam kegiatan seperti, knowledge sharing, story telling, english club, dan gemar baca.

Pembangunan microlibrary ini digagas atas kerjasama Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Dompet Duafa, Pemerintah Kota Bandung, serta SHAU Architect and Urbanism Jawa Barat.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda