Killer Investors: Kenali Cirinya, Agar Anda Tak Merugi

Investor berdarah dingin ini bikin pingsan developer dan pemilik properti. Tapi para "pembunuh" ini punya banyak duit dan koneksi.

foto: dok RumahHokie.com

RumahHokie.com – Investor berdarah dingin bikin pingsan developer/pemilik properti. Tapi para “pembunuh” ini punya banyak duit dan koneksi.

Ucapan dan keputusannya “setajam silet”. Sret! Sret! Banyak hati terluka berlumuran rasa sesal karena properti terjual begitu murah.

Jika Anda hanya mahir jualan dengan pasang spanduk/papan, ilmu Anda baru kelas kolong. Anda bicara diskon dan siasat pajak, dia sudah bicara factoring dan Real Estate Investment Trust (REIT). Kita ngobrolin Emilia Contessa, dia sudah ngopi bareng George Clooney.

Baca Juga: Tips Sukses Investasi Properti dari Investor Andal!

Tapi meski Anda seukuran anak semut dan dia gajah, Anda bisa gigit kupingnya dan gajah nggak bisa gigit kuping semut. Kuncinya, Anda harus mahir bersilat seperti cara dia kungfu.

Killer investor membeli 20-100 unit sekaligus atau mereka gerombolan bertujuh yang masing-masing beli 15 unit. Kadang rombongannya lebih banyak dan yang muncul cuma godmother.

Nah, yang kayak gini pasti bukan “ibu” yang biasa ketemu abang sayur. Anda pasti klepekan begitu tahu dia bilang 100 unit, diskon 30%, DP 20%, sisanya cicil 80 kali.

Nah. Kita bakal keliyep-keliyep kayak orang habis minum sari kulit jeruk. Seger tapi pahit. Nggak minum haus. Diminum, tenggorokan rontok. Jadi harus gimana?

Gini aja—karena saya juga sama-sama nggak tahu harus bagaimana—minta  DP gede, bikin syarat-syarat resale unit yang ketat, minta dia bayar PPh saat jual kembali, harus blocking lantai (jangan sporadis karena dia itu sadis). Dan ada hal lain yg harus mereka patuhi. Apa itu?

Kasih tahu gak ya? Gak usah ya. Sebab begitu saya kasih tahu, Anda pasti tanya lagi: “Pak, kenalin dong dengan buyer yang berani beli 100 unit”.

Nah, kali ini Anda yang killer friendship. Mari kita kelaut aja!

Bersama F. Rach Suherman F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda