Kisah 5 Bintang Film Dewasa yang Banting Setir Jadi Broker Properti

Bisnis properti terbilang menjanjikan secara finansial. Bahkan ada mantan bintang film dewasa yang menjadi miliarder berkat bisnis propertinya.

bintang bokep jadi broker properti - pixabay - rumahhokie - dok
Beberapa bintang film dewasa alih profesi menjadi agen properti dan meraih kesuksesan (Foto: Diolah dari Pixabay.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Industri film dewasa dinilai banyak orang dapat menjanjikan kemewahan dan kekayaan. Tapi di sisi lain, para pemerannya dibayangi tekanan psikologis, karena harus melakukan adegan ranjang berjam-jam.

Terkadang mereka juga harus menenggak alkohol atau narkoba untuk mengurangi rasa sakit. Belum lagi intaian penyakit kelamin dan yang terparah: HIV/AIDS.

Baca Juga: Cara Dapat Double Commission dan Triple Income Bagi Broker Properti

Lantaran hal tersebut, beberapa bintang film biru pun memutuskan untuk pensiun dan memilih pekerjaan lain, seperti perawat, aktivis gereja, ibu rumah tangga, dan agen properti.

Bisnis properti terbilang menjanjikan secara finansial. Bahkan ada pula mantan bintang film dewasa yang menjadi miliarder berkat bisnis propertinya. Berikut lima orang di antaranya.

Eva Angelina
Memasuki usia 18 tahun, Eva Angelina sudah terjun ke dunia film dewasa. Beberapa penghargaan pun disabet wanita kelahiran 1985 ini, di antaranya Adult Video News (AVN) Awards dan XBIZ Award.

Setelah 11 tahun berkecimpung di dunia film dewasa, Eva Angelina akhirnya memutuskan untuk beralih profesi menjadi broker properti. Bahkan pada Mei 2014, Eva secara resmi mendapatkan lisensi real estat.

Baca Juga: Uang Mudah dari Jualan Properti: Kedap-kedip Closing

Saat ini, Eva tinggal bersama anak-anaknya di Orange County, California, di mana dia fokus untuk menjadi broker.

Dia mengaku, memilih industri real estat karena dia suka melihat-lihat rumah. Selain itu, semasa kecil dia sering melihat ibunya—yang juga bekerja sebagai agen real estat—bekerja.

Jadi, ketika sang kekasih mendorongnya untuk mendapatkan lisensi real estat, dia pikir itu adalah ide yang brilian.

Harry Reems
Memiliki nama asli Herbert Streicher, Harry Reems merupakan aktor film dewasa Amerika yang dikenal saat berperan dalam film Deep Throat (1972) dan The Devil in Miss Jones (1973).

Sepanjang tahun 1970-an dan hingga pertengahan 1980-an dia adalah salah satu pemain paling produktif di industri film dewasa.

Baca Juga: Uang Mudah dari Bisnis Properti, Bagaimana Caranya?

Pada 1989, Reems pensiun dari industri film dewasa setelah berhasil keluar dari jeratan narkoba dan alkohol. Pria kelahiran 1947 ini pun mulai aktif di kegiatan gereja.

Dia menemukan profesi baru yang membawanya menuju sukses: menjadi broker properti. Bekerja sebagai agen properti di Park City, dia terus menggunakan nama panggungnya: “Harry Reems”.

Reems berhenti sebagai broker properti pada 2008. Pada 19 Maret 2013, dia meninggal akibat kanker pankreas.

Amber Lynn
Berawal sebagai model bikini di awal 1980-an, Amber Lynn mulai didapuk menjadi model majalah pria dewasa macam Penthouse dan Hustler.

Perempuan bernama asli Laura Lynn Allen ini pun menjajal dunia akting di film biru berjudul Personal Touch di 1983. Selain itu, Lynn juga membintangi beberapa film “non-adult” seperti Evils of the Night (1985) dan 52 Pick-Up (1986).

Baca Juga: Tips Agen Properti: Tiga Zona Mencari Pembeli Potensial

Sebagaimana banyak bintang film panas, Lynn juga tak lepas dari jeratan alkohol dan narkoba. Bahkan, kelahiran 1964 ini menjadi pecandu selama hampir dua dekade.

Sejak bersih dari alkohol dan narkoba pada 2000, Lynn kadang-kadang bekerja paruh waktu untuk pemulihan para pecandu. Dia juga bekerja dalam pembuatan film-film mainstream dan sebagai agen real estat dengan spesialisasi menjual rumah-rumah mewah.

Fredrik Eklund
Fredrik Eklund adalah anggota aktif Dewan Real Estat New York yang tercatat telah menjual properti residensial dengan nilai lebih dari USD5 miliar.

Pria kelahiran Stockholm, Swedia ini merupakan pendiri Eklund Stockholm New York, pialang real estat residensial Skandinavia paling bergengsi, yang memiliki 50 karyawan dengan penjualan mencapai USD1 miliar di 2014 silam.

Baca Juga: Tips Agen Properti: Mengatur dan Memproteksi Database Klien

Pada 2010, Eklund menjadi Managing Director di CORE Group Marketing, sebuah perusahaan real estat di New York City yang dibangun bersama mitra bisnisnya, John Gomes, Managing Director Prudential Douglas Elliman, pialang real estat terbesar di East Coast.

Beberapa selebritas pun pernah menjadi kliennya. Sebut saja Cameron Diaz, John Legend, dan Daniel Craig.

Namun pada 2004 silam, sebelum tiba di New York City, Eklund ternyata pernah berakting di sejumlah film dewasa dengan nama samaran Tag Eriksson.

Kendati demikian, dia tetap merasa bangga dengan dirinya dan tidak menyesali apa pun di masa lalu. Bahkan dia mengaku industri film panas yang pernah digelutinya tidak memengaruhi karirnya secara negatif.

“Ini adalah sesuatu yang saya coba dan saya segera memutuskan bahwa saya sudah selesai,” jelasnya dalam sebuah wawancara dengan Out Magazine.

Raylene
Lahir dengan nama Stacey Bernstein, Raylene mengenal dunia akting ketika dia berusia lima tahun. Pamannya yang seorang produser mengajaknya bermain dalam film seri “21 Jump Street” yang dibintangi Johnny Depp dan “Hunter” yang sempat ditayangkan TVRI.

Wanita kelahiran 1977 ini terjun ke industri film dewasa ketika ia berusia 19 tahun saat membintangi film Shane’s World. Dia kemudian mendapat kontrak dari Vivid Entertainment antara 1998 – 2001.

Baca Juga: Tips Agen Properti: Pilih Hard Working atau Smart Working?

Raylene pernah menyatakan pensiun dari industri film dewasa beberapa kali. Pada 2001, dia menyatakan mundur untuk menjadi agen real estat.

Kemudian—seperti yang didokumentasikan dalam film After Porn Ends—Raylene mengaku memiliki kesulitan keuangan dan pada 2009 ia kembali membuat film X-rated: “Raylene’s Dirty Work”.

Pada Januari 2014, melalui akun Twitter-nya, Raylene kembali menyatakan pensiun dari industri film dewasa.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda