Kisah Apartemen Sederhana Milik Jack Ma yang Mendunia

Terletak di Hangzhou, China, apartemen sederhana yang ditinggali Jack Ma merupakan kantor pertama Alibaba Group. Sejak tahun 1999, ia bersama istri dan sejumlah karyawannya merintis perusahaan tersebut.

Kisah Apartemen Sederhana Milik Jack Ma yang Mendunia
(Foto: CNBC & Indiatimes)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kesuksesan berawal dari rumah. Hal itulah yang tergambar dari kehidupan Jack Ma, pendiri Alibaba Group. Siapa sangka sang milyarder tersebut merintis perusahaan e-commerce raksasa itu dari balik unit apartemen sederhana yang ia tempati bersama istrinya.

Terletak di Hangzhou, China, apartemen sederhana milik Jack Ma merupakan kantor pertama Alibaba Group. Sejak tahun 1999, ia bersama istri dan sejumlah pekerja merintis perusahaan tersebut.

Di hunian vertikal inilah kemudian lahir ide mengenai Alipay, TMall, dan TaoBao. Produk produk itulah yang akhirnya menjadi penyumbang keuntungan terbesar bagi perusahaan tersebut.

Baca Juga: Bill Gates Belikan Putri Tercintanya Kondominium Seharga Rp72,8 Miliar

Kisah Apartemen Sederhana Milik Jack Ma yang Mendunia
(Foto: CNBC)

Di masa awal langkah Alibaba, Jack Ma dibantu oleh beberapa karyawan yang bekerja sepanjang waktu di apartemen tersebut.

Dilansir dari CNBC, mereka bekerja sekitar 13 jam sehari, tujuh hari seminggu. Jika akhir pekan tiba, Jack Ma dan para karyawan akan melakukan beberapa pekerjaan di luar apartemen. Kabarnya, meskipun para karyawan Alibaba dituntut kerja keras, mereka ternyata merasa senang bekerja di sana.

Hal itu kemungkinan disebabkan hubungan kerjasama Jack Ma dengan para pekerja terjalin secara baik dan akrab. Mereka sering makan bersama masakan istri Jack Ma di dapur kecil yang ada di unit apartemen tersebut.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Dihadiahi Rumah Baru yang Bersejarah

Kisah Apartemen Sederhana Milik Jack Ma yang Mendunia
(Foto: CNBC)

Dapur di apartemen yang ditinggali oleh Jack Ma jadi satu dengan ruang makan. Di area itulah sang milyarader, istrinya dan seluruh karyawan Alibaba ketika itu berkumpul dan makan bersama.

Jika ditelusuri, kondisi apartemen yang memiliki enam kamar itu jauh dari fasilitas kantor Alibaba saat ini. Kantor pertama mereka tidak memiliki fasilitas teknologi mumpuni maupun interior yang indah.

Karena apartemen tersebut bukanlah gedung perkantoran, kapasitas jaringan listriknya pun terbatas. Seringkali listrik di unit apartemen sederhana itu mati karena daya yang disediakan tidak besar.

Bangunan berwarna krem itu nampak seperti sebuah rumah susun sederhana yang umumnya ada di Jakarta. Walaupun demikian, apartemen yang ditinggali Jack Ma memiliki serangkaian fasilitas olahraga, seperti lapangan basketnya indoor maupun outdoor, lapangan sepak bola, tempat main biliar, ping-pong, gym hingga kafe.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda