Kondisi Membaik, Apartemen The Parc Ditargetkan Terjual 80% Tahun Ini

Konsep co-living The Parc tercermin dari 70% area yang didekasikan sebagai fasilitas bersama, ruang rekreasi, dan area hijau yang terintegrasi dengan area superblok SouthCity.

kantor pemasaran the parc-southcity-rumahhokie-dok
Kantor pemasaran The Parc (Foto: Dok. SouthCity)

RumahHokie.com (Jakarta) – Berakhirnya proses Pemilu, membangkitkan optimisme dan kepercayaan diri para pelaku industri properti. Lebih dari itu, banyak pengembang berharap, pasca-Pemilu akan terjadi pertumbuhan penjualan. Salah satunya PT Setiawan Dwi Tunggal, pengembang superblok SouthCity, Pondok Cabe.

Direktur SouthCity, Peony Tang mengatakan, meski sempat mengalami pelambatan di tahun lalu, akibat aksi wait and see dari para investor, kini investor mulai berani untuk mengambil langkah untuk berinvestasi.

Baca Juga: Gelontorkan Rp1 Triliun, SouthCity Luncurkan Apartemen Co-Living: The Parc

“Optimisme kiat kuat dengan komitmen pemerintah untuk meneruskan program infrastruktur yang,” kata Peony Tang, Selasa (21/5/2019)

Sementara itu, Associate Director SouthCity, Stevie Faverius Jaya mengatakan, kembali bergairahnya industri properti tak lepas dari siklus properti yang selalu terjadi.

Baca Juga: SouthCity Tawarkan Konsep Co Living di Apartemen The Parc

Dia mengatakan, tak bisa dipungkiri bahwa pasar properti beberapa tahun belakangan mengalami kemerosotan. Namun, di tahun ini, ia optimistis, pasar properti akan kembali bergairah.

“Ini sebetulnya suatu siklus pasti nanti akan kembali lagi, memang ekonomi Indonesia terpengaruh dari sisi politik karena tahun ini tahun Pemilu, saya yakin setelah Pemilu, akan sangat banyak investor-investor antusias dan pergerakan aktivitas ekonomi pun kian membaik,” ujar Stevie.

Target Penjualan 80%
Lebih lanjut, Peony menuturkan, selain investor properti kelas kakap, generasi milenial pun kini memiliki kecenderungan untuk mulai berinvestasi properti.

Kecenderungan tersebut terutama karena sudah banyak kemudahan yang diberikan oleh pengembang, sehingga meski dengan budget terbatas, generasi milenial tetap mampu memiliki properti. Hal ini tentu meningkatkan gairah industri properti untuk memasarkan proyeknya pasca-Pilpres.

Baca Juga: Perkenalkan Show Unit The Parc, SouthCity Incar Generasi Milenial

“Kami yakin, di tahun ini, kami akan mampu memasarkan hingga 80% unit apartemen The Parc yang terintegrasi dengan proyek superblock SouthCity.  Apalagi konsep yang diusung adalah apartemen co-living pertama di Indonesia,” ujarnya.

Konsep co-living tercermin dari 70% area yang didekasikan sebagai fasilitas bersama, ruang rekreasi, dan area hijau yang terintegrasi dengan area superblok SouthCity seluas 55 hektar.

Cicilan Rp99.000 per Hari
Stevie Faverius Jaya pun optimistis konsep co-living menjadi daya tarik utama The Parc juga dapat menggugah minat para investor properti, termasuk para generasi milenial. Apalagi, dengan kemudahan-kemudahan pembayaran seperti “Nabung DP” dan cicilan sebesar Rp99.000 per hari.

“Investasi properti yang dahulu dianggap mahal sekarang menjadi lebih terjangkau, dengan kemudahan tersebut, ditambah kemudahan pembayaran kami optimistis, proyek ini akan laris manis,” ujar dia.

Baca Juga: Maria dan Elizabeth Rahajeng: Kiat Membeli Rumah untuk Generasi Milenial

Sejak dipasarkan Juni 2018 lalu, The Parc sudah terjual sekitar 30% – 40% dari total 392 unit di tower pertama. Dia meyakini, kehadiran apartemen yang menelan investasi sekitar Rp900 miliar ini dapat memberi angin segar bagi para investor maupun end user, terutama generasi milenial.

Memiliki total 1.701 unit, Apartemen The Parc terdiri dari tiga tower setinggi 13 lantai. Tower pertama yang direncanakan mulai dibangun pada akhir 2019 menyediakan tiga tipe, yakni Studio (22,55 m2), 1 Bedroom (30,06 m2 – 36,66 m2), dan 2 Bedroom (45,10 m2).

“Saat ini, unit The Parc dibandrol dengan promo harga tunai Rp357 juta yang bisa dicicil 24 kali,” ungkap Stevie.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda