Kondominium Ikonik di New York Berbentuk Diagrid Selesai Dibangun

Kondominium 53 West 53 memiliki desain arsitektur lancip dan struktur terekspos, yang merupakan ciri khas karya Jean Nouvel.

Gedung 53 West 53 New York, Kondominium di New York
Gedung 53 West 53 yang terletak di New York, Amerika Serikat, dirancang arsitek asal Perancis Jean Nouvel. (Foto: 53w53.com)

RumahHokie.com (New York) – Sebuah proyek kondominium unik bernama 53 West 53, besutan Hines bersama Pontiac Land Group (developer asal Singapura), telah resmi selesai dibangun dan mulai dihuni oleh pemiliknya.

Hunian vertikal yang terletak di New York, Amerika Serikat ini memiliki keistimewaan dan keindahan berkat struktur konstruksinya yang berpadu dengan arsitektur gedung The Museum of Modern Art (MoMA).

Melansir dari PR Newswire, Senin (10/02/2020), gedung ikonik ini merupakan sebuah proyek menara kondominium yang menjulang setinggi 97,5 meter persegi di atas gedung MoMA.

Baca Juga: Minat Warga Negara Asing Terhadap Properti di India Semakin Meningkat

David Penick, Managing Director, Hines, menerangkan bahwa kondominium 53 West 53 dirancang arsitek asal Perancis Jean Nouvel yang meraih “Pritzker Prize”. Sedangkan desain interiornya dirancang oleh Thierry Despont.

“Gedung 53 West 53 ini memiliki desain arsitektur lancip dan struktur terekspos, yang merupakan ciri khas karya Nouvel yang dikenal dengan diagrid,” ujar David.

Dia menambahkan, kondominium di New York itu merangkum atas 145 hunian yang mencakup unit dengan satu hingga empat kamar tidur. Selain itu, terdapat pula hunian seluas satu lantai penuh dan unit penthouse dengan lift pribadi.

Baca Juga: Kondominium Langsuan Rilis Clubhouse Mewah Terbesar di Dunia

Pada bagian dapur dirancang khusus oleh Thierry Despont. David menerangkan, pada bagian dinding dapur dilengkapi marmer klasik jenis statuary. Ada pula lemari yang terbuat dari kaca putih dengan cat di bagian belakang.

Sementara itu, meja countertop dan kitchen island terbuat dari marmer jenis statuary yang dipoles dengan pinggiran melengkung.

Dapur tersebut juga dilengkapi lemari es Sub-Zero yang sepenuhnya terintegrasi dan oven Miele, serta cooktop berdimensi rendah.

Setiap hunian di 53 West 53 menggunakan pintu-pintu yang dirancang secara elegan.
Pintu-pintu ini dibuat dengan kayu dari pohon kenari. Khusus untuk furnitur, serta peranti keras, terbuat dari perak dengan desain istimewa.

Baca Juga: Punya Fasilitas Daur Ulang, Pergudangan Modern Ini Raih Sertifikasi Emas Ramah Lingkungan

Unit-unit hunian 53 West 53 memakai jendela setinggi plafon, yang terdiri atas tiga lapis kaca dan memiliki emisivitas rendah (triple-glazed).

Jenis jendela itu mampu mengurangi gangguan suara dari luar ruang dan variasi suhu,
serta melindungi privasi dari kebingsingan suara.

“Dengan desain tersebut, setiap unit hunian pada gedung ini memiliki tata letak unik. Harga unit 53 West 53 saat ini berkisar dari USD3,5 juta untuk hunian berkamar satu, hingga USD63,82 juta untuk penthouse berkamar empat,” tandas David Penick.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda