Kuartal I-2018, Kondominium Jakarta Tetap Diminati Para Investor

Menurut data JLL Indonesia kuartal I-2018, kondominium tetap diminati baik oleh para investor maupun penggunanya yang digunakan sebagai alternatif hunian.

Pasar Kondominium Jakarta-RumahHokie.com-hotels
Ilustrasi kondominium Jakarta. (Foto: hotelscom)

RumahHokie.com (Jakarta) – Ditengah kondisi pasar properti yang terbilang masih lesu dan semakin terbatasnya lahan yang ada di perkotaan, kondominium tetap diminati sebagai pilihan hunian tempat tinggal maupun sebagai objek investasi.

Konsultan properti global, Jones Lang Lasalle (JLL) Indonesia merilis data terbaru perkembangan pasar properti di Jakarta, khususnya pada sektor kondominium.

James Taylor, Head of Research JLL Indonesia, berujar bahwa kondominium tetap diminati baik oleh para investor maupun penggunanya yang digunakan sebagai alternatif hunian.

“Umumnya, mereka menjadikan lokasi dan keterjangkauan harga menjadi faktor utama yang amat dipertimbangkan dalam kondisi seperti ini,” kata James.

Baca Juga : Penjualan Kondominium Segmen Menengah Diprediksi Terus Bertumbuh

Pada kesempatan yang sama, Luke Bowe, Head of Residential JLL Indonesia, aktivitas penjualan kondominium di Jakarta berlangsung cukup stabil.

Tingkat penjualan hunian vertikal di Ibukota rata-rata mengalami kenaikan dari kuartal sebelumnya, sehingga berada di angka 64%.

“Sekitar 1.200 unit terjual pada kuartal I-2018 ini. Penjualan didominasi oleh proyek kondominium kelas menengah dan menengah kebawah,” ungkap Luke.

Dominasi proyek kondominium kelas menengah juga terlihat dari 900 unit baru yang diluncurkan pada periode kuartal I-2018 ini.

Walaupun demikian, JLL Indonesia melihat secara umum pergerakan harga kondominium masih cenderung stagnan dengan sedikit peningkatan di kelas menengah dan menengah kebawah.Hal tersebut dikarenakan permintaan terbesar datang dari kelas tersebut.

Baca Juga : Kawasan Ini Jadi Lokasi Favorit Kondominium Baru di Jakarta

Hingga kini, JLL Indonesia menghitung terdapat 139.000 unit kondominum yang telah tersedia di pasaran dan siap untuk dihuni. Akan ada 983 unit pasokan kondominium baru di Jakarta.

Sementara itu, Vivin Harsanto, Head of Advisory JLL Indonesia mengatakan kondisi pasar properti Jakarta di kuartal I-2018 ini sudah mulai bergerak naik. Tren tersebut sudah bisa dideteksi dari kuartal IV-2017 yang sudah ada pergerakan.

“Nampaknya ada perubahan kebiasaan bertempat tinggal. Generasi milenial sepertinya sudah terbiasa untuk tinggal di hunian yang lebih compact dan tinggal di apartemen atau kondominium. Perubahan gaya hidup ini yang harus menjadi perhatian bagi pasar,” pungkasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda