Lancarkan Program Pertanahan, ATR/BPN Gandeng Lima Instansi

Kementerian ATR/BPN memiliki target utama, yakni seluruh tanah di wilayah Indonesia sudah terdaftar paling lambat di 2025.

sofyan-djalil-Menteri-ATR-Kepala-BPN-rumahhokie-dok-2019
Sofyan Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Foto: Dok. ATR/BPN)

RumahHokie.com (Jakarta) – Untuk melancarkan program-programnya terkait pertanahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan lima pihak, yakni Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Taspen (Persero) dan Universitas Islam Nusantara (Uninus), Senin (15/4/2019).

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan, penandatanganan dengan Kemendagri bertujuan untuk melancarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di daerah.

Baca Juga: Ganti UU Pokok Agraria, RUU Pertanahan Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Dia menyadari bahwa kerja maksimal jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan PTSL didukung oleh peran serta Pemerintahan Daerah (Pemda) setempat.

“Kami memiliki target utama, yakni paling lambat pada tahun 2025, seluruh tanah di wilayah Indonesia sudah terdaftar,” ujar Sofyan A. Djalil dalam siaran pers yang dirilis Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga: ATR/BPN Godok Wacana Sertifikat Satu Lembar dengan Hologram

Lebih lanjut dia mengungkapkan, hingga dua tahun terakhir, PTSL mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, terutama masyarakat di daerah pedesaan dan transmigrasi.

Sementara itu, imbuh Sofyan, kerjasama dengan BNPB bertujuan untuk melakukan mitigasi bencana alam serta penanggulangan bencana alam.

“Kami berkomitmen mengurangi risiko bencana melalui perencanaan detail tata ruang (RDTR) dan instrumen pengendalian dan pemanfaatan ruang,” kata Sofyan.

Di samping itu, jelasnya, penandatanganan MoU dengan PT Taspen (Persero) bertujuan untuk menciptakan sinergi pelayanan berbasis digital, seperti yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Baca Juga: Targetkan Jadi Institusi Berstandar Dunia, ATR/BPN Terapkan Tujuh Pilar

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil juga menyadari, bahwa seluruh program kerja Kementerian ATR/BPN tidak dapat berjalan lancar tanpa bantuan semua pihak, terutama kalangan perguruan tinggi. Untuk itu, Kementerian ATR/BPN menggandeng Universitas Islam Nusantara.

“Tujuan ditandatanganinya MoU ini adalah untuk mendukung program nasional di bidang agraria dan tata ruang. Selain itu, kami harapkan agar Uninus dapat berkontribusi terhadap pengembangan kebijakan di bidang agraria serta tata ruang,” kata Sofyan.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda