Lewat Program Bedah Rumah, PUPR Dukung Siak Kembangkan Wisata Halal

Tahun ini Kementerian PUPR telah menyalurkan Program BSPS di Kabupaten Siak sebanyak 425 unit rumah yang tersebar di lima kecamatan.

kementerian-PUPR-bedah-rumah-kabupaten-siak-wisata-halal-rumahhokie-dok
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menerima kunjungan Bupati Siak, H. Alfedri. (Foto: Dok. KemenPUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menyatakan siap untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Siak mengembangkan wisata halal melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal dengan nama Program Bedah Rumah.

“Kami memiliki Program BSPS atau bedah rumah untuk memperbaiki rumah tidak layak huni sekaligus menata hunian di Kabupaten Siak. Kami juga berharap rumah yang telah ditingkatkan kualitasnya tersebut bisa menjadi homestay bagi para wistawan yang berkunjung ke Kabupaten Siak yang sedang mendorong wisata halal,” jelas Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat menerima kunjungan Bupati Siak, H. Alfedri di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Baca Juga: Kementerian PUPR Jamin Program Bedah Rumah Tetap Dilanjutkan

Menurut Khalawi, setiap kepala daerah dapat mengajukan usulan mengenai permohonan bantuan bedah rumah kepada Kementerian PUPR. Hal itu dikarenakan Program BSPS dilaksanakan guna meningkatkan kualitas rumah miliki masyarakat yang tidak layak huni.

Kementerian PUPR, imbuh Khalawi juga terus mendorong pelaksanaan Program Sejuta Rumah yang dinilai sebagai salah satu program terobosan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah untuk masyarakat.

Baca Juga: Kementerian PUPR Genjot Capaian Program Bedah Rumah di Daerah

Beberapa program yang dilaksanakan dalam Program Sejuta Rumah tersebut antara lain pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya serta bantuan stimulan berupa prasarana, sarana dan utilitas (PSU) di perumahan bersubsidi.

Meskipun demikian, pemerintah ingin agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pelaksanaan pembangunan rumah tersebut sehingga ada rasa memiliki dan ingin menjaga hunian yang dibangun tersebut.

“Pemda dapat mengembangkan kawasan wisata yang baik jika rumah-rumah milik warganya tertata dan tidak kumuh. Jadi wisatawan bisa merasa nyaman dan bahkan mereka mungkin bisa menginap di rumah penduduk yang telah ditata sehingga mereka lebih dekat dengan objek wisata yang ada di sana,” terangnya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Akan Bantu Pemda Relokasi Warga Di Kawasan Kumuh

Lebih lanjut, Khalawi juga menyampaikan agar pemerintah daerah terus mengembangkan potensi wisata yang menunjukkan kearifan lokal. Apalagi Kabupaten Siak yang memiliki tempat wisata Istana Siak Sri Inderapura kerap menjadi tujuan para wisatawan dari mancanegara seperti dari Singapura dan Malaysia.

“Kami juga sedang mengembangkan program perumahan berbasis komunitas. Pemda dapat menggandeng komunitas yang ada di daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka daplam mengembangkan potensi wisata di daerahnya. Jangan hanya mendorong wisata modern, tapi tunjukkan kearifan lokal dan wissata tradisional agar lebih menarik wsatawan untuk berkunjung,” tandasnya.

Lima Kecamatan, 425 Unit Rumah
Berdasarkan data Ditjen Penyediaan Perumahan, pada tahun ini Kementerian PUPR telah menyalurkan Program BSPS di Kabupaten Siak sebanyak 425 unit rumah. Bantuan berupa peningkatan kualitas rumah tersebut dilaksanakan di lima kecamatan yakni Kandis (48 unit), Mempura (52 unit), Sabak Auh (55 unit), Sungai Apit (50 unit), Siak (95 unit), Sungai Mandau (50 unit), dan Kerinci Kanan (75 unit).

“Setiap rumah yang dibedah mendapatkan dana peningkatan kualitas rumah swadaya (PKRS) di daerah provinsi sebesar Rp17,5 juta dengan rincian bantuan bahan bangunan Rp15 juta dan upah kerja Rp2,5 juta,” tandasnya.

Baca Juga: KemenPUPR Tingkatkan Dana Bantuan Program Bedah Rumah untuk Masyarakat

Sementara itu, Bupati Siak H. Alfedri menyatakan, pemerintah Kabupaten Siak sangat terbantu dengan berbagai program pembangunan infrastruktur dan perumahan yang telah disalurkan oleh Kementerian PUPR. Menurutnya, adanya bantuan bedah rumah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Siak khususnya bagi mereka yang rumahnya tidak layak huni.

“Kami berharap Kementerian PUPR bisa menambah jumlah bantuan bedah rumah di Kabupaten Siak mengingat masih banyak masyarakat kami yang rumahnya tidak layak huni,” harapnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda