Mahasiswa UPH Pamerkan Konsep Arsitektur untuk Kebutuhan Perkotaan

Pameran arsitektur mahasiswa UPH ini menyajikan aplikasi desain bangunan dari skala mikro hingga makro untuk pemenuhan kebutuhan perkotaan.

pameran aristektur universitas pelita harapan, universitas pelita harapan, Spaces for Cooperative Living
Lebih dari 200 karya yang ditampilkan dalam Tugas Akhir mahasiswa Arsitektur Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang. (Foto: dok. Universitas Pelita Harapan)

RumahHokie.com (Jakarta) – Mahasiswa Program Studi Arsitektur, Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, menampilkan sejumlah karya desain rancang bangun yang digelar dalam pameran tugas akhir.

Pameran arsitektur mahasiswa UPH menyajikan aplikasi desain bangunan dari skala mikro hingga makro untuk pemenuhan kebutuhan perkotaan.

Alvar Pradian Mensana, S.T., M. Arch. – Ketua Prodi Arsitektur UPH, menjelaskan bahwa pameran yang terintegrasi dari seluruh tingkatan ini bertujuan untuk menunjukkan proses studi Arsitektur yang berfokus pada ‘Spaces for Cooperative Living’.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Philips, UPH Buka Laboratorium Desain Pencahayaan

“Setiap karya memperlihatkan aplikasi desain sebuah ruang dari skala mikro hingga makro. Mulai dari ruang terkait individu, ruang dalam skala single family, skala residensial, hingga ruang untuk memenuhi kebutuhan perkotaan,” ujar Alvar, seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (19/12/2019).

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa di mata kuliah Studio Desain Arsitektur (SDN) 5. Bekerja sama dengan Soongsil University, Korea Selatan, para mahasiswa diajak menciptakan desain untuk menjawab permalahan yang ada pada kota-kota tertinggal di negara tersebut.

Sementara karya mahasiswa lainnya menampilkan konsep unik, “Co-Living” – suatu ruang yang mengakomodir keinginan saling berbagi antar individu namun tetap menjaga ruang privasi.

Baca Juga: Karya Arsitektur Mahasiswa Indonesia Tampil di Asia Young Designer 2019

Pameran karya arsitektur yang menampilkan desain tren kebutuhan hunian di perkotaan ini disambut baik oleh para arsitek profesional.

Sebanyak 20 arsitek profesional turut mengulas lebih dari 200 karya yang ditampilkan dalam Tugas Akhir mahasiswa Arsitektur Universitas Pelita Harapan.

Mereka menilai pameran ini sebagai langkah yang baik untuk mengetahui penguasaan konsep berfikir mahasiswa dalam karya yang dihasilkan.

Baca Juga: Konsep Pemukiman Layak Huni di Kampung Walang Jakarta

“Kedepannya di dunia nyata akan banyak tantangan yang berbeda, tapi dengan pameran ini menjadi langkah yang baik untuk mereka,” ucap Willis Kusuma, pendiri konsultan WKA (Willis Kusuma Architect).

Adapun, Maria Rosantina, Principal Architect D-Associates, berkomentar pameran tugas akhir ini menjadi langkah baik untuk meminimalisir jarak antara antara dunia pendidikan dengan kondisi nyata.

“Karya mahasiswa yang dipamerkan terbilang fresh dan menawarkan hal baru. Misalnya saja konsep Co-Living Space yang ditampilkan. Gagasan yang menarik dan simple, seperti konsep kost-kost. Jadi tema ini sangat relevan dengan kebutuhan sekarang,” pungkas Maria.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda