Makin Agresif, Crown Group Siapkan Proyek di Indonesia dan Amerika Serikat

Di 2019 mendatang, Crown sudah mencanangkan beberapa proyek baru di Australia, tak hanya di Sydney, tetapi juga mulai merambah kota lain, seperti Melbourne dan Brisbane.

iwan sunito - crown group - rumahhokie - anto erawan - 120418-dok
Iwan Sunito, CEO Crown Group (Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta)Crown Group, pengembang properti yang berpusat di Sydney, Australia mempersiapkan beberapa proyek anyar—beberapa di antaranya berlokasi di mancanegara.

Di tahun ini, dua proyek tengah dikembangkan di Sydney, yakni proyek mixed-use Eastlakes Live dan apartemen W48. Demikian penuturan Iwan Sunito, CEO Crown Group saat berbincang dengan awak media, Kamis (12/4/2018).

Eastlakes Live terletak bersebelahan dengan danau Eastlakes, Sydney. Proyek ini merangkum lebih dari 500 unit apartemen kelas atas dan area komersial dengan nilai proyek berkisar Rp10 triliun.

Baca Juga: Crown Group Perkenalkan Proyek Mixed-Use Eastlakes Live

Sementara itu, W48 berada di kawasan O’Dea Avenue Waterloo, Sydney, memiliki lima gedung mulai 4 hingga 19 lantai, yang berisi 384 unit hunian vertikal, restoran, kafe, dan gerai toko.

Proyek yang didesain oleh Kengo Kuma and Associates ini akan menjadi rancangan pertama arsitek kenamaan Jepang tersebut untuk pengembang Australia.

“Proyek dengan nilai Rp6 triliun ini akan diluncurkan November 2018 mendatang,” ungkap Iwan.

Menjajal Pasar Paman Sam
Di 2019 mendatang, Crown sudah mencanangkan beberapa proyek baru di Australia, tak hanya di Sydney, tetapi juga mulai merambah kota lain, seperti Melbourne dan Brisbane.

“Investasi proyek kami di Melbourne sekitar Rp7 triliun, proyek di Brisbane Rp1,5 triliun, dan proyek di Sydney Rp3 triliun,” ungkap Iwan Sunito yang masih enggan menerangkan lebih rinci tentang proyek-proyek tersebut.

Baca Juga: Mau Beternak Properti di Australia, Simak Resep Berikut ini

Tak hanya itu, Crown juga mengambil ancang-ancang untuk melebarkan sayap bisnis ke Amerika Serikat. Sebuah proyek apartemen dengan investasi sekitar Rp10 triliun tengah disiapkan di wilayah Los Angeles.

“Kami sangat excited masuk ke Amerika Serikat, selain merupakan pasar utama dunia, Amerika Serikat juga bagus untuk menjadi lokasi promosi kami, agar Crown Group lebih dikenal di dunia,” jelasnya.

Dua Proyek di Indonesia
Di Indonesia sendiri, Crown Group tengah mempersiapkan setidaknya dua proyek baru yang akan dirilis di 2019.

Proyek pertama berada di Utara Jakarta dengan mengangkat konsep water front city. Proyek dengan luas lahan sekitar 10 hektar ini menggandeng pengembang lokal dengan modal 50:50.

Baca Juga: Jadi Pasar Terbesar Kedua, Crown Bangun 4 Proyek di Indonesia

“Proyek bertema resort ini memiliki 4.000 hingga 5.000 unit hunian dengan nilai proyek sekitar Rp7 triliun. Harga jualnya berkisar Rp30 juta sampai Rp35 juta per meter persegi. Harga ini masih cukup terjangkau untuk hunian resort yang menghadap pantai,” urainya.

Guna menggarap proyek ini, Iwan mengaku pihaknya tengah melakukan finalisasi kerjasama. Dia menargetkan, semua akan rampung di bulan April ini.

Di samping proyek pinggir pantai tersebut, Crown Group juga tengah mempersiapkan sebuah proyek di kawasan suburban di Selatan Jakarta.

Proyek seluas 10 hektar ini akan memiliki delapan menara apartemen dengan investasi Rp15 triliun. Iwan bermimpi, proyek ini bakal menjadi Silicon Valley-nya Indonesia.

“Unit-unitnya akan dibuat multifungsi, sehingga penggunaan ruang lebih efisien. Harganya berkisar Rp25 juta per meter persegi,” urai Iwan.

Dia masih belum membocorkan dimana lokasi proyek ini, namun hanya menyebut dekat dengan akses LRT.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda