Malaysia Bangun Forest City, Kota Pintar Berkonsep Ramah Lingkungan

Forest City Malaysia akan banyak memanfaatkan sumber daya angin, cahaya, dan air. Hal itu dilakukan demi mengurangi konsumsi energi dan menjamin udara bersih bagi penghuni kota.

Forest City Malaysia, Country Garden, Smart City, PR Newswire
Rancangan pembangunan Forest City di Malaysia (Foto: PR Newswire)

RumahHokie.com (Johor Baru) – Sebuah proyek kota canggih (smart city) bernama Forest City akan diwujudkan di Johor Baru, Malaysia. Proyek ini disebut-sebut akan menjadi salah satu model perkotaan di dunia yang dibangun dengan konsep teknologi, pelestarian alam dan ramah lingkungan.

Pembangunan Forest City akan dikerjakan oleh pengembang Country Garden, perusahaan pengembang properti asal China. Mereka akan bekerjasama dengan developer lokal untuk mewujudkan proyek prestisius tersebut.

Melansir dari PR Newswire, Senin (28/10/2019), General Manager Forest City, Wu Huixi memaparkan, pembangunan smart city tersebut meliputi sistem ramah lingkungan yang terdiri atas taman vertikal; taman gantung, dan taman di atap gedung.

Baca Juga: IJM Land Rilis Taman Rekreasi Seluas 11 Hektar di Shah Alam

Taman-taman ramah lingkungan tersebut, menurut Huixi kelak akan dibuat di seluruh kota, berdasarkan perencanaan arsitektur dan desain proyek.

“Kami melakukan Langkah ini, dengan tujuan untuk menciptakan lanskap smart city sebagai hutan vertikal, tempat bagi alam dan gedung-gedung berdampingan secara harmonis,” ujar Wu Huixi.

Lebih lanjut dia menerangkan, selain membuat taman vertikal konsep pembangunan Forest City akan dirancang secara tiga dimensi yang menghasilkan ekosistem lengkap dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Pengembang Malaysia Akan Bangun Distrik Keuangan Syariah di Jakarta

“Kota itu akan banyak memanfaatkan sumber daya angin, cahaya, dan air. Hal itu dilakukan demi mengurangi konsumsi energi dan polusi suara, menjamin udara bersih bagi penghuni kota serta mengumpulkan air hujan untuk melindungi sumber daya air,” tutur Huixi.

Selain itu, Huixi menerangkan para penghuni Forest City akan mudah menjangkau sejumlah rute sistem moda transportasi publik, sehingga akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Kota ramah lingkungan di Malaysia itu akan terbagi ke dalam tiga sektor. Area pertama merupakan hunian yang dibangun di lapisan bawah bersama jaringan transportasi.

Baca Juga: Akuisisi Dua Proyek Properti, Riyadh Group Indonesia Rambah Malaysia

Kemudian sektor kedua atau lapisan tengah, digunakan untuk parkir berada di lapisan tengah. Serta sektor tiga untuk jalur pendestrian dan taman.

“Desain tiga dimensi tersebut akan mendukung pengembangan ekosistem alam dan memperbesar tingkat penggunaan lahan,” ucap Huixi.

Mereka juga berencana untuk membangun delapan instalasi pengolahan air limbah. Kelak pengelola Forest City akan memanfaatkan bioteknologi, guna mengubah air limbah menjadi air daur ulang yang siap dipakai kembali.

Adhitya Putra Pratama.
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda