Mandaya Medical Group Akan Bangun Rumah Sakit Bertaraf Internasional

Mandaya Royal Hospital akan dibangun dengan menerapkan empat model pengembangan, yakni rumah sakit, hotel, ritel, dan rumah tinggal. Semua itu dikolaborasikan menjadi satu-kesatuan yang diejawantahkan melalui aspek pelayanan maupun desain arsitektur dan interior bangunan.

Edhijanto Widaja Taufik-Selaras Holding Group-RumahHokie-Adhitya Putra
Edhijanto Widaja Taufik, PhD, Founder & Chief Executive Officer Selaras Holding Group. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – PT Selaras Inti Corpora (Selaras Holding Group) melalui anak perusahaannya Mandaya Medical Group, berencana membangun Mandaya Royal Hospital, rumah sakit bertaraf internasional di kawasan Metland Cyber City Puri, Jakarta.

Berdiri di lahan tanah seluas 1 hektar, bangunan Mandaya Royal Hospital direncanakan akan dibuat setinggi 22 lantai dengan total lahan terbangun mencapai 60 ribu meter persegi.

“Luas 60 ribu mater persegi itu sudah termasuk kategori besar. Rata-rata rumah sakit di Jakarta hanya memiliki luas bangunan 30.000 meter persegi,” ujar Edhijanto Widaja Taufik, Founder & Chief Executive Officer PT Selaras Inti Corpora ketika ditemui RumahHokie.com

Baca Juga: Selaras Land Pasarkan 100 Unit Terakhir di Grande Valore Cikarang

Dengan luas tersebut, Mandaya Royal Hospital akan dilengkapi oleh serangkaian fasilitas kesehatan modern berstandar internasional.

Edhi menjelaskan bahwa rumah sakit itu akan dilengkapi dengan 420 tempat tidur untuk rawat inap. Sedangkan untuk rawat jalan, terdapat 10 pusat perawatan dengan 80 poliklinik.

Meskipun dalam kategori rumah sakit umum, Mandaya Royal Hospital memiliki fokus pelayanan bagi penyakit jantung, otak, dan penyakit kanker. Dokter-dokter serta peralatan kesehatannya di rumah sakit itu memiliki kualifikasi internasional.

Baca Juga: MKA Luncurkan Tahap Pertama Pembangunan One Parc Puri

“Untuk main center, misalkan saja bagian penyakit jantung, kita mungkin rumah sakit satu-satunya yang memiliki alat perawatan untuk mendeteksi penyakit arrhythmia (penyakit kelainan irama denyut jantung),” kata Edhi.

Desain Mandaya Royal Hospital
Proyek pembangunan rumah sakit yang menelan biaya investasi senilai Rp1,2 triliiun tersebut akan memiliki konsep pengembangan yang berbeda dari rumah sakit pada umumnya.

Edhi menceritakan, Mandaya Royal Hospital akan dibangun dengan menerapkan empat model pengembangan, yakni rumah sakit, hotel, ritel, dan rumah tinggal.

Konsep tersebut dikolaborasikan menjadi satu-kesatuan yang diejawantahkan melalui aspek pelayanan maupun desain arsitektur dan interior bangunan.

“Umumnya, rumah sakit hanya memperhatikan pasien, tidak dengan keluarganya. Kami memperhatikan kenyamanan dari keluarga pasien melalui desain interior dan arsitektur yang dapat mengakomodasi mereka ketika berada di rumah sakit,” jelasnya

Lebih lanjut, ia menerangkan suasana interiornya akan seperti di hotel bintang lima, dengan menerapkan gaya modern kontemporer, sehingga keluarga pasien merasa nyaman menunggu orang kesayangannya dirawat di rumah sakit.

Mandaya Royal Hospital akan dilengkapi oleh serangkaian fasilitas pendukung, seperti kamar rawat inap yang didesain selayaknya di rumah; lifestyle mall, services apartement sebanyak 70 unit; co working space; helipad dan lain sebagainya.

“Kami ingin menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Indonesia dengan konsep yang berbeda. Rencananya, groundbreaking akan dilakukan pada April 2018 dan diperkirakan
pembangunannya selesai pada Oktober 2019 mendatang,“ pungkas Edhi.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

 

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda