Masalah yang Kerap Muncul Pada Dua Material Penutup Lantai Ini

Selain menganggu kenyamanan serta keindahan, bagian lantai yang menggembung juga berpotensi membahayakan penghuni di dalamnya, karena dapat melukai kaki.

Lantai rumah-RumahHokie.com-volio
(Foto: volio)

RumahHokie.com (Jakarta) – Pemilik rumah kerap kali mengalami permasalahan pada bagian lantai ruangan yang menggembung. Kasus tersebut umumnya ditemui pada dua jenis material penutup lantai, yakni keramik dan parket.

Selain menganggu kenyamanan serta keindahan, lantai yang menggembung juga berpotensi
membahayakan penghuni di dalamnya, karena bagian yang tajam bisa melukai kaki.

Lalu, bagaimana menanganinya? Berikut ini adalah pemaparan singkat tentang kedua masalah tersebut dan cara memperbaikinya.

Baca Juga : Lantai Zig-zag, Ide Cemerlang Perkaya Atmosfer Ruang

Lantai keramik terangkat
Salah satu gangguan yang sering terjadi pada bagian lantai rumah yang memakai keramik adalah material tersebut terangkat naik (keramik popping). Penyebabnya adalah muai susut lantai beton.

Hal itu dapat terjadi jika keramik dipasang saat beton belum cukup matang. Proses pematangan beton sendiri membutuhkan waktu minimal 21 hari.

Jika mengalami keramik popping, cara memperbaiki kerusakan itu adalah dengan cara membongkar lantai tersebut dan memasangnya dengan yang baru.

Untuk merekatkan keramik baru, gunakan perekat keramik berbahan polimer, seperti semen instan. Pastikan pula jarak nat tidak terlalu sempit.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi, Anda dapat menggunakan expansion joint berupa papan karet. Joint ini dipasang di sekeliling lantai keramik yang baru diperbaiki. Joint ini akan meredam benturan antar keramik saat lantai memuai.

Baca Juga : Agar Terjaga, Lantai Satu Ini Butuh Perawatan Khusus

Lantai parket bergelombang
Beda dengan keramik, permasalahan yang sering terjadi pada lantai parket yakni bergelombangnya material tersebut.

Lantai parket yang bergelombang terjadi karena perbedaan muai susut antar parket dan permukaan dasar lantai. Selain itu, kondisi tersebut dapat terjadi karena keadaan lembap di bawah lantai.

Cara untuk memperbaikinya adalah dengan membongkar papan parket yang telah terpasang.
Setelah itu, bersihkan permukaan dasar lantai dari kotoran yang merekat dan biarkan hingga dasar lantai kering.

Pasanglah parket yang baru dengan perekat yang elastic. Salah satunya adalah perekat dengan bahan polyurethane. Agar tidak terjadi lagi, pasanglah joint sealent setebal 2cm pada pertemuan parket dengan dinding.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda