Mendesain Ruang Belajar Anak Sesuai Aturan Feng Shui

Dalam feng shui rumah, ada tiga area ruangan yang menjadi domain anak-anak, yaitu kamar tidur, kamar bermain, dan ruang belajar.

Meletakkan perabot seperti ranjang dan meja belajar dengan menghindari ‘tusukan’ sudut runcing di kamar anak.

Oleh: Mauro Rahardjo & Lelyana Rahardjo

RumahHokie.com – Memerhatikan kebutuhan anak-anak di rumah sangat penting. Pasalnya, anak-anak masih bertumbuh kembang secara fisik maupun mental. Oleh karena itu lingkungannya harus cocok dengan energi yang diperlukan.

Dalam feng shui rumah, ada tiga area ruangan yang menjadi domain anak-anak, yaitu kamar tidur, kamar bermain, dan ruang belajar. Pada kelompok masyarakat dengan ekonomi pas-pasan, ketiga aktivitas itu bisa digabung dalam satu ruangan, sedangkan bagi yang mampu, setiap ruangan bisa dibuat terpisah.

Baca Juga: Bagaimana Cara Merenovasi Rumah Sesuai Feng Shui?

Menurut teori feng shui, sudut yang membuat perkembangan anak disebut Fu Wei. Dimanakah posisi Fu Wei? Mari kita lihat tabel di bawah ini:

Tabel posisi Fu Wei untuk anak-anak
Tabel posisi Fu Wei untuk anak-anak

Sektor Fu Wei adalah sektor yang memiliki energi yang membentuk pikiran anak dan perkembangan anak. Posisinya dalam kompas tergantung pada tahun lahir masing-masing.

Tabel di atas untuk kelahiran setelah 4/5 Februari setiap tahun. Misalnya jika seorang anak lahir pada bulan Januari tahun 2007 maka dihitung tahun lahir 2006. Untuk anak perempuan nomor kua = 3, untuk anak laki-laki kua = 3.

Baca Juga: Tips Feng Shui untuk Mendekorasi Kamar Bayi Anda

Contoh lain, untuk seorang anak yang lahir pada tanggal 3 Februari 2009, maka dihitung tahun kelahiran adalah 2008. Jadi untuk Anak perempuan Nomor Kua = 5 atau = 8, sedangkan untuk anak laki-laki nomor kua = 1.

Jika posisi sektor ini tidak bisa didapatkan, maka setidaknya untuk kamar tidur, arah tersebut pada tabel di atas digunakan untuk arah kepala ranjang.

sektor terbaik - kamar belajar anak - feng shui - rumahhokie - dok
Untuk memahami istilah sektor, gambar ini menunjukkan rumah menghadap ke tenggara dengan kamar tidur anak di barat daya yang baik untuk perkembangan anak yang lahir tahun 2005 (anak perempuan) dan anak yang lahir tahun 2004 (anak laki-laki) dan 2007 (anak laki-laki).

Mengapa anak-anak memerlukan feng shui dalam rumahnya? karena mereka masih berkembang, dan perkembangan yang baik mengikuti aliran energi yang cocok, serasi (harmonis), dan seimbang.

Analoginya, anak-anak seperti tanaman yang memerlukan lingkungan yang cocok untuk berkembang. Tanaman memerlukan tanah yang subur, air yang memberikan aliran kapilaritas, sinar matahari yang cukup, serta aliran udara yang memadai.

Baca Juga: Tips Feng Shui: Rumah Ideal Bagi Pasangan Muda

Sementara itu, anak-anak memerlukan lingkungan yang baik feng shui-nya agar mereka bisa berkembang secara maksimal, fisik maupun mental.

berikut ini beberapa tips yang penting untuk mengatur feng shui rumah untuk anak-anak.

Ruang Sejuk menggunakan bahan dan warna Logam, dan AIR . Cocok untuk anak yang berkarakter ‘hangat’.
Ruang Sejuk menggunakan bahan dan warna Logam, dan AIR . Cocok untuk anak yang berkarakter ‘hangat’.

Dua Karakter: Sejuk dan Hangat
Interior ruangan anak bisa dikategorikan ke dalam dua nuansa yang kontras. Pertama, nuansa hangat (warm space) dan ruangan dengan nuansa sejuk (cool space).

Anak-anak digolongkan dalam dua macam karakter, yaitu mereka yang berkarekter ‘dingin’ dan mereka yang berkarakter ‘hangat’.

Dalam prinsip feng shui akan dicapai suatu keseimbangan agar pertumbuhan dan perkembangan anak bisa baik, maka mereka yang berkarekter ‘dingin’ memerlukan warm space, sedangkan mereka yang berkarakter ‘hangat memerlukan cool space.

Bagaimana menandai karakter anak? Yaitu ditinjau dari elemen-elemen menurut data lahir masing-masing individu. Anak yang memiliki banyak elemen: logam dan air termasuk dalam karakter ‘dingin’, sedangkan anak yang memiliki banyak elemen kayu dan api tergolong berkarakter ‘hangat’.

Untuk menghitung secara sederhana, digunakan tahun lahir (shio), bulan lahir (musim), dan jam lahir. Bulan lahir (musim) merupakan penentu yang paling kuat di antara ketiga parameter tersebut, yaitu sebagai berikut:

Mereka yang berkarakter ‘dingin’ ditandai dengan shio: Monyet, Ayam, Babi, Tikus, Kerbau, Naga; lahir pada bulan Agustus, September, Nopember, Desember, Januari, dan Februari; serta jam lahir sore, malam, hingga subuh (jam 15:00 – 03:00).

Mereka yang berkarakter ‘hangat’ ditandai dengan shio: Macan, Kelinci, Ular, Kuda, Kambing, dan Anjing; lahir pada bulan: Maret, April, Mei, Juni, Juli, dan Oktober; serta jam lahir pagi hingga siang hari (dari jam 03:00 – 15:00).

Ruang Hangat menggunakan bahan dan warna Api dan Kayu yang cocok untuk anak yang berkarakter ‘dingin’.
Ruang Hangat menggunakan bahan dan warna Api dan Kayu yang cocok untuk anak yang berkarakter ‘dingin’.

Contoh: Clarissa lahir pada desember 2000 (shio Naga), pada jam 10:00 pagi. Lahir pada musim hujan (dingin) sudah pasti airnya kuat; dan shio Naga termasuk unsur dingin.

Meskipun lahir pada pagi hari (jam Ular), tetapi karena dua unsur lainnya sudah banyak unsur yang dingin, maka tergolong berkarakter ‘dingin’, dan ia memerlukan nuansa yang ‘hangat’.

Tips kedua yang penting untuk ruang anak, yaitu hindari sudut-sudut runcing di dalam ruangan. Banyak para desainer dan arsitek yang membuat ruangan tidak berbentuk empat persegi panjang murni dan memiliki sudut-sudut tembok runcing yang menusuk ke dalam.

Jika hal ini Anda dapatkan pada ruangan anak, sebaiknya hindari perabot dari ‘tusukan’ sudut runcing tersebut (lihat foto utama).

Dr. Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo adalah Pendiri Feng Shui School Indonesia. Pasangan suami-istri yang tinggal di Surabaya ini merupakan penulis artikel feng shui untuk RumahHokie.com.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda